Jumat, 24 Oktober 2014

Bola / Internasional

Situasi Casillas di Madrid Bikin Del Bosque Khawatir

Selasa, 20 Agustus 2013 | 19:02 WIB
AFP/PEDRO ARMESTRE Penjaga gawang Real Madrid, Iker Casillas, duduk di bangku cadangan ketika mereka melawan Real Betis di pekan pertama La Liga, Minggu (18/8/2013).
MADRID, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Spanyol Vicente del Bosque mengkhawatirkan posisi penjaga gawang Iker Casillas yang di luar dugaan menjadi cadangan pada pekan pertama La Liga, Minggu (18/8/2013). Saat Real Madrid menjamu Real Betis di Santiago Bernabeu, pelatih baru Madrid Carlo Ancelotti memercayakan Diego Lopez sebagai pemain utama.

Kenyataan ini membuat Del Bosque gelisah. Pelatih timnas Spanyol ini pun menantikan bagaimana keputusan Ancelotti mengenai Casillas pada laga berikutnya, apakah masuk starting eleven atau kembali menjadi penghangat bangku cadangan.

Memang, sejak mengalami cedera tangan musim lalu, Casillas menjadi sangat akrab dengan bangku cadangan. Apalagi setelah pelatih Jose Mourinho membeli Lopez pada bursa transfer musim dingin (Januari), Casillas tak pernah mendapat kesempatan bermain.

Friksi antara dirinya dan Mourinho semakin membuat Casillas tak punya tempat. Kenyataan ini menimbulkan pendapat bahwa "hukuman" terhadap Casillas lebih pada masalah personal, bukan profesional.

Kedatangan Ancelotti digadang-gadang bakal membuat Casillas kembali menjadi pemain yang tak tersentuh di Madrid. Namun, mantan pelatih Paris Saint-Germain ini membuat keputusan yang sangat mengejutkan karena dia justru memilih Lopez sebagai pemain utama pada pekan pertama La Liga musim 2013/2014.

"Saya mengambil keputusan ini untuk hari ini," ujar Ancelotti setelah Madrid menang 2-1 atas Betis. "Ini sebuah keputusan yang diambil pada detail-detail kecil. Saya membuatnya untuk pertandingan ini. Kita akan melihat apa yang terjadi pada pertandingan berikutnya."

"Saya berbicara kepada Casillas, dia sangat profesional dan dia ingin bermain."

Harus diakui, Casillas telah menjadi ikon di Bernabeu dan dia tak tergantikan bagi klub dan timnas dalam kurun waktu lebih dari satu dekade. Prestasi yang diraih adalah memenangi dua gelar Piala Eropa dan lima gelar La Liga bersama Madrid serta menjadi kapten timnas dalam tiga kesuksesan mereka menjadi juara di Piala Eropa 2008 dan 2012 serta Piala Dunia 2010.

Meskipun sejak awal tahun ini dia nyaris tak mendapatkan kesempatan bermain, Del Bosque tetap menaruh kepercayaan kepadanya. Casillas jadi pilihan utama di Piala Konfederasi, juga termasuk dalam laga persahabatan pekan lalu ketika Spanyol menang 2-0 atas Ekuador.

Namun, dengan keputusan Ancelotti mencadangkan Casillas akhir pekan kemarin, timbul rasa khawatir dalam diri Del Bosque. Padahal, dia berharap Casillas bermain reguler agar performanya terus terjaga ketika memperkuat El Matador jelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014.

Saat ini Spanyol memuncaki klasemen sementara Grup I dengan keunggulan satu poin atas Perancis dan menyisakan tiga pertandingan. Pada 6 September mendatang, La Furia Roja akan tandang ke Finlandia untuk menghadapi peringkat ketiga tersebut, sekaligus menjadi laga tandang terakhir. Pada pertemuan pertama bulan Maret lalu, Finlandia sukses menahan imbang 1-1.

Kembali ke klub, pekan depan Madrid akan melakoni laga tandang ke markas Granada. Musim lalu, Granada termasuk tuan rumah yang mempermalukan Madrid karena mereka menang 1-0 atas raksasa La Liga itu. Apakah kali ini Casillas yang jadi pemain utama? Kita tunggu saja keputusan Ancelotti.

Penulis: Aloysius Gonsaga AE
Editor : Aloysius Gonsaga AE
Sumber: Reuters