Jumat, 1 Agustus 2014

Bola / Liga Indonesia

Persija Vs Persib Diundur hingga 28 Agustus

Senin, 24 Juni 2013 | 21:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com PT Liga Indonesia, selaku operator Indonesia Super League (ISL) memutuskan untuk mengundur pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung pada 28 Agustus 2013. Keputusan tersebut diambil setelah PT Liga mengadakan rapat pleno terkait pertandingan yang seharusnya digelar pada Sabtu (22/6/2013).

Pengunduran itu karena batalnya pertandingan mereka pada Sabtu (22/6/2013). Sebelumnya, bus yang ditumpangi pemain dan ofisial Persib mendapat lemparan batu dari gerombolan orang saat keluar dari Hotel Kartika Chandra, tempat tim Maung Bandung menginap. Pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut diduga merupakan suporter Persija.

Mendapatkan intimidasi saat akan menuju ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, manajemen Persib langsung memutuskan menyelamatkan diri dengan memasuki tol. Beberapa bagian bus pun rusak karena dilempar batu dan bom molotov, seperti yang disampaikan oleh beberapa ofisial Persib.

Meski lawan tidak hadir di lapangan, Persija tetap melaksanakan tahapan yang ada di SUGBK. Skuad asuhan Benny Dollo itu tetap datang ke dalam lapangan lengkap dengan atribut dan perlengkapan bermain. Meski semuanya telah siap di lapangan, wasit kemudian meniup peluit yang menandakan pertandingan batal digelar.

CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari pengawas pertandingan ataupun panitia pelaksana terkait masalah tersebut. Setelah menelaah laporan tersebut, pria yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PSSI itu memutuskan untuk menunda laga tersebut hingga 28 Agustus mendatang.

"Untuk tempatnya akan dibicarakan lagi antara PT Liga dan Persija. Bisa saja akan ada opsi masalah tempat akan diambil alih oleh PT Liga dengan adanya potensi yang kemungkinan tidak bisa dihindarkan lagi sehingga opsi melakukan pertandingan di luar Jakarta harus dilakukan," ujar Joko di Kantor PSSI, Senin (24/6/2013).

Joko mengungkapkan, salah satu alasan mengundur jadwal pertandingan kedua klub tersebut pada 28 Agustus karena dalam periode Juli mendatang, Indonesia akan menjalani beberapa laga uji coba dengan klub-klub luar negeri. Selain itu, pada awal Agustus ada perayaan Idul Fitri.

"Jadi, kita mencari opsi-opsi lain dan karena itu kita lompat, yang tersedia di 28 Agustus," ungkap Djoko.

Terkait kinerja panpel pertandingan Persija dan Persib, Joko menyatakan tidak ingin menilai benar atau salah. Menurutnya, memang dalam kasus tertentu bahwa ada beberapa pertandingan yang harus mendapatkan pengamanan lebih jika ada kesepakatan di antara klub-klub yang bertanding.

"Tidak mudah bagi PT Liga untuk menilai kinerja panitia. Tetapi, kita mendalami hal yang didiskusikan di manager meeting. Contohnya, Persib dan Persija harus ada sistem pengamanan ketat. Itu dilakukan dalam konteks membantu pertandingan. Maka dari itu, ini adalah kasus yang tidak berhenti satu kali saja. Ini pekerjaan rumah bagi PSSI, PT Liga, dan klub itu sendiri," tuntasnya.

 


Editor : Hery Prasetyo