Minggu, 21 September 2014

Bola / Liga Indonesia

Kunjungan Diego Maradona ke Indonesia untuk Latih Anak-anak

Kamis, 13 Juni 2013 | 16:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Legenda sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona, akan mengunjungi Indonesia pada 18-21 Juni 2013. Dalam kunjungan itu, Maradona akan berbagi kepiawaian mengolah si kulit bulat kepada anak-anak Indonesia.

"Maradona datang atas prakarsa Basri (Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia) yang bekerja sama dengan Isran Noor sebagai Ketua Umum Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia)," jelas Eddy Sofyan, Ketua Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (Basri).

Eddy Sofyan mengatakan, acara itu diselenggarakan atas kerja sama Basri dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Oleh karena itu, kunjungan mantan pemain dan pelatih Argentina tersebut tidak hanya dilakukan di Jakarta, tetapi juga di tiga kota lain, yakni Medan (19/6/2013), Surabaya (20/6/2013), dan Makassar (21/6/2013).

"Kami ingin Maradona bisa mentransfer ilmunya kepada anak-anak. Saya bersama teman-teman mantan pemain yang berada di Basri sebetulnya ingin bertanding dengan dia. Namun, kami menyingkirkan ego, maka kedatangan Diego hanya untuk anak-anak," kata Eddy dalam jumpa pers di Hotel The Sultan, Kamis (13/6/2013).

Selama berada di Indonesia, mantan pemain yang pernah dijuluki si "Tangan Tuhan" itu akan memberikan pengalamannya melalui seminar, coaching clinic, tango football, dan gala dinner. Kegiatan-kegiatan tersebut bakal digelar di Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar.

Maradona akan menceritakan pengalamannya melalui seminar untuk 200 peserta dengan biaya Rp 5 juta per orang, khusus untuk wilayah Jakarta. Di luar Jakarta, peserta akan dikenakan biaya Rp 2 juta per orang.

Maradona juga akan mentransfer ilmu kepada anak-anak usia 8-15 tahun melalui coaching clinic. Khusus di Jakarta, setiap anak dikenakan biaya Rp 2 juta untuk mengikuti sesi ini. Adapun di luar Jakarta, biaya peserta coaching clinic ditetapkan sebesar Rp 1 juta per anak.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Laksono Hari W