Senin, 20 Oktober 2014

Bola / Liga Inggris

Pelatih Liverpool Terinspirasi Dortmund

Sabtu, 13 April 2013 | 20:28 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Kesuksesan Borussia Dortmund mencapai semifinal Liga Champions musim ini membuat banyak pihak terkesan. Tak terkecuali pembesut Liverpool, Brendan Rodgers. Ia menyebut bahwa Dortmund adalah cetak biru (blueprint) dari proyek yang ia lakukan bersama The Reds.

"Borussia Dortmund memenangkan Liga Champions lalu mengalami kesulitan keuangan. Mereka lalu berbenah dan membutuhkan empat hingga lima tahun untuk bangkit," jelas Rodgers di situs resmi Liverpool, liverpoolfc.com.

"Mereka lalu memenangkan Bundesliga (musim 2011-12), namun tampil buruk di kompetisi Eropa. Tahun ini Anda bisa lihat sendiri bahwa mereka fokus ke Eropa, namun kehilangan gelar liga. Mereka menunjukkan perkembangan mereka selama lima tahun terakhir," kata Rodgers.

"Kecuali klub Anda seperti Manchester City atau Chelsea yang bisa dengan mudah menghabiskan 70-80 juta poundsterling dalam musim panas untuk menjuarai Liga Champions, Anda membutuhkan cara lain," lanjut Rodgers.

"Menurut saya, Dortmund menunjukkan cara terbaik, karena Anda tidak hanya berfokus pada tim, tapi juga klub. Tentu para suporter akan selalu ada di belakang tim. Tapi, buat saya, dibutuhkan hal yang lebih besar untuk sukses. Kesuksesan memerlukan seluruh aspek klub dan dengan begitulah Anda bisa memiliki posisi yang kuat. Dortmund menunjukkan bahwa tanpa harus menghabiskan dana hingga 80 juta poundsterling, mereka bisa menjadi penantang," lanjut Rodgers.

Liverpool saat ini berada di posisi ke-7 klasemen Premier League. Meski sulit untuk memperbaiki posisi hingga mencapai ke posisi empat besar, Rodgers berharap timnya lebih siap dari musim sebelumnya.

"Itu langkah paling sulit. Musim lalu, Chelsea berada di posisi keenam,dan lihatlah usaha yang mereka lakukan untuk bisa kembali ke level tertinggi. Lihat juga Tottenham Hotspurs yang berada di posisi empat dan gagal ke Liga Champions karena masalah teknis. Mereka menghabiskan 50 juta pounds hanya untuk mempertahankan posisi mereka," jelasnya.

"Tugas kami memang berat, tapi kami bisa berusaha keras tahun depan," pungkas Rodgers.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Hery Prasetyo