Senin, 22 September 2014

Bola / Internasional

Pemain Timnas Tak Permasalahkan Bahasa Blanco

Selasa, 12 Maret 2013 | 04:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah pemain mengaku tidak mempermasalahkan bahasa yang dipakai pelatih tim nasional Indonesia, Luis Manuel Blanco. Menurut mereka, sejauh ini, mereka bisa memahami taktik dan instruksi dalam porsi latihan yang diterapkan pelatih asal Argentina tersebut.

Blanco sejauh ini hanya memakai bahasa Spanyol ketika menangani Diego Michiels dan kawan-kawan yang sudah bergabung di pemusatan latihan (training camp/TC) di Jakarta. Untuk mengatasi masalah komunikasi dengan pemain, ia ditemani seorang penerjemah.

"Terkadang, ketika mendengar satu kata, Anda mengerti, apalagi penerjemah berbicara dalam bahasa Inggris juga (selain bahasa Indonesia). Sepak bola adalah satu bahasa. Jadi, aku tidak mempermasalahkannya," ungkap gelandang timnas, Tonny Cusell, seusai latihan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (11/3/2013).

Pendapat sama dikemukakan bek timnas, Raphael Maitimo. Meski mengaku lebih sulit, ia menilai hal tersebut bukan kendala utama saat ini.

"Dengan adanya penerjemah, Anda bisa mengerti dalam latihan, jadi itu bukan masalah besar," kata Raphael.

BTN sebelumnya memanggil total 58 pemain menjelang lanjutan Pra-Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi, 23 Maret mendatang. Sejumlah nama langganan timnas, seperti Patrich Wanggai, Ferdinand Sinaga, dan Andik Vermansah, dikabarkan akan segera bergabung bersama rekan-rekannya dalam beberapa hari ke depan.

Hingga Senin itu, baru 10 pemain yang hadir dalam pemusatan latihan di Jakarta. Sepuluh pemain tersebut masing-masing Stefano Lilipaly, Raphael Maitimo, Tonnie Cusell, Diego Michiels, Nopendi, Taufik, Mario Aibekop, Anggi, Husin Rahaningmas, dan TA Musafri.


Editor : Hery Prasetyo