Selasa, 29 Juli 2014

Bola / Liga Indonesia

Pemain Dideportasi, Arema IPL Belum Sodorkan Kontrak

Kamis, 7 Maret 2013 | 18:02 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Manajemen Arema Indonesia yang berlaga di Indonesia Premier League (IPL) mengaku belum menyodorkan kontrak kepada Amir Vaziri Yadallah, pemain asing asal Iran. Pasalnya, pihak agen pemain hingga saat ini belum menyelesaikan proses administrasi seperti visa dan kelengkapan lainnya.

"Sampai saat ini kami belum kontrak Amir. Karenanya, manajemen tidak mengajaknya bermain di Medan saat laga away lawan Pro Duta kemarin," tutur Sekretaris Arema IPL, Seprianus Tobo Lodo, Kamis (7/3/2013).

Tetapi, katanya, Manajemen Arema sudah mendaftarkan Amir ke PSSI dan operator IPL, PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Untuk mekanisme perekrutan pemain asing, pihak manajemen hanya menerima pemain sesuai kebutuhan tim.

"Soal administrasi pemain asing, bukan urusan manajemen, tetapi tanggung jawab pihak agen pemain. Perlu diketahui, Arema IPL saat ini hanya memiliki tiga pemain asing, yakni Emile Mbamba, Eric Bayemi, dan Bruno Casmir," tegas Seprianus, yang juga mengatakan agen Amir adalah Mr. Alex.

"Kejadian itu (deportasi dan kelengkapan administrasi Amir) tidak ada kaitannya dengan manajemen Arema. Pihak manajemen hanya membantu mengkomunikasikan dengan PSSI dan LPIS," sambungnya.

Lebih lanjut Seprianus mengaku, pihaknya tak akan lepas tangan terhadap kasus deportasi Amir akibat overstay. "Kita tidak akan membiarkan Amir. Kita tetap akan mendampinginya hingga kasus itu selesai," timpalnya.


Editor : Daniel Sasongko