Senin, 22 Desember 2014

Bola / Liga Indonesia

Irfan Bachdim: Aku Tak Digaji 8 Bulan di Persema

Jumat, 1 Februari 2013 | 23:25 WIB

CHONBURI, KOMPAS.com — Penyerang tim nasional Indonesia, Irfan Bachdim, membeberkan alasannya bergabung ke klub Thailand, FC Chonburi. Ternyata, Irfan mengaku sudah berstatus bebas transfer lantaran pihak Persema Malang tak menggajinya selama delapan bulan.

Menurut Irfan, keputusan meninggalkan Persema dan bergabung ke Chonburi dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan bermainnya. Irfan pun berkomitmen akan tetap membela timnas Indonesia jika masih dibutuhkan.

Berikut konfirmasi Irfan mengenai keputusannya, seperti yang ditulis dalam akun Twitter, @IrfanBachdim10.
1. Mencoba melakukan yang terbaik untuk sepak bola Indonesia. Besok, aku akan pergi ke Dubai untuk bertarung demi negara kita!

2. Aku memilih ke Thailand untuk meningkatkan diriku. Persema tak bekerja sama menyelesaikan kontrakku.

3. Aku tak mendapatkan gaji 8 bulan dari Persema. Siapa yang mau bekerja 8 bulan tanpa menerima uang? Aku melakukannya karena aku cinta bermain sepak bola.

4. Namun, sekarang aku membuat pernyataan tak bisa bermain lagi tanpa digaji. Aku dan keluargaku butuh makan.

5. Persema melakukan segala hal untuk merusak karierku. Mereka tak ingin bekerja sama menyelesaikan kontrakku.

6. Peraturan FIFA menyebut, setelah 3 bulan pemain tak mendapatkan gaji, pemain itu bebas transfer!

7. Itulah mengapa aku memilih Chonburi FC. Aku rasa itu langkah terbaik untuk meningkatkan kemampuanku!

8. Aku tak tahu apa yang ditulis media karena aku tidak pernah berbicara kepada media. Namun, yang aku tahu adalah Persema mencoba merusak karierku.

9. Jika Persema ingin merusak karierku, sulit bagiku berkembang untuk memberikan kemampuan terbaik demi Indonesia.

10. Aku membuat keputusan bagus menanyakan kepada Chonburi FC jika aku bisa berlatih di sana. Aku membuktikan bahwa diriku bisa mendapatkan tempat di skuad mereka.


Editor : Hery Prasetyo