Jumat, 24 Oktober 2014

Bola / Liga Indonesia

Sriwijaya FC Juara Inter Island Cup 2012

Minggu, 23 Desember 2012 | 23:37 WIB

SOLO, KOMPAS.COM - Final turnamen Inter Island Cup mempertemukan Persisam Samarinda dengan Sriwijaya FC yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Minggu (23/12/2012) melalui adu penalti. Striwijaya unggul 5-4 dalam adu penalti, setelah pertandingan normal plus perpanjangan waktu 2 X 15 menit berakhir 2-2. Ini merupakan gelar kedua, setelah pada 2010 Sriwijaya juga menjuarai turnamen ini.

Dari menit awal, kedua tim saling jual beli serangan. Menurunkan komposisi terbaiknya, Persisam mengurung lini pertahanan Sriwijaya FC. Alhasil, pada menit ke-8 Persisam unggul, setelah Kone Lancing berhasil menjebol gawang Sriwijaya yang digawangi Rivky Deython Mokodampit.

Menjelang paruh babak pertama usai, pemain Sriwijaya mendapat beberapa peluang emas. Kombinasi Foday dan Ali Khadafi belum berhasil membuahkan hasil. Hingga babak pertama usai, kedudukan masih 1-0 untuk Persisam Samarinda.

Di awal babak kedua, Sriwijaya FC meningkatkan serangannya. Kombinasi pemain depan Tantan dan Foday beberapa kali mengancam gawang Persisam Samarainda. Anak asuhan coach Kashartadi pun berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-65 dari sepakan keras Foday Boakay Edy dari tendangan bebas. Penjaga gawang Usman tidak mampu menahan bola tendangan yang terarah dari pemain tengah Sriwijaya FC tersebut.

Kedudukan 1-1 membuat tempo permainan meninggi. Persisam Samarinda mencoba memanfaatkan akselarasi dari striker andalan mereka, Ferdinand Sinaga. Ia sukses memberi assist kepada Kone Lancing. Dan, dengan tendangan first time, Lancing kembali membawa Persisam unggul, 2-1 pada menit ke 81.

Gol tersebut seakan meyakinkan tim asuhan Sartono Anwar itu akan membawa Inter Island Cup ke Samarinda. Namun, kemenangan Persisam yang sudah di depan mata, kandas. Memasuki injury time, sundulan keras Foday menyamakan kedudukan menjadi 2-2, setelah memanfaatkan bola tendangan bebas Mahyadi Panggabean.

Pertandingan pun harus melewati perpanjangan waktu dua kali 15 menit yang ternyata tak mengubah kedudukan. Pertandingan pun harus diselesaikan dengan adu pinalti.

Dewi fortuna seakan berpihak kepada Sriwijaya FC. Lima penendang dari Sriwijaya FC, yaitu Mahyadi Panggabean, Fakhrudin, Andulraham, Foday Boakay Eddy, dan Immanuel Padwa, berhasil menuntaskan tugas mereka. Sedangkan dari Persisam, Isdianto gagal mencepolskan gawang si kulit bulat dan Sriwijaya FC pun tampil sebagai juara.


Editor : Hery Prasetyo