Minggu, 26 Oktober 2014

Bola / Liga Indonesia

IPL-ISL Disatukan 2014

Jumat, 21 September 2012 | 20:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesia Premier League (IPL) akan disatukan pada 2014. Hal tersebut merupakan hasil kesepakatan yang dicapai antara Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) dalam rapat Joint Committee (JC) yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia (20/9/2012).

"Pada 2014, tidak ada lagi dua liga," jelas Ketua JC, Todung Mulya Lubis, kepada wartawan di Hotel Sultan, Jumat (21/9/2012).

Todung menjelaskan, proses unifikasi nantinya diserahkan kepada dua anggota JC yakni CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono, selaku pengelola ISL dan CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo Widjajanto, selaku pengelola IPL. Hingga 2014, menurut Todung, ISL dan IPL bergulir secara paralel. 

"Kedua liga itu akan tetap berjalan seperti biasa dan dianggap sebagai fase pra-kualifikasi. Dari kedua liga inilah diambil klub untuk masuk ke liga baru. Namun, mengenai proses penyatuan liga akan ada pertemuan selanjutnya," bebernya.

Meski begitu, Todung mengungkapkan, KPSI meminta penyatuan liga dilakukan pada 2015. Menurutnya, permintaan tersebut disampaikan kepada Presiden AFC, Prince Abdullah, untuk diteruskan kepada FIFA.

"Presiden AFC, Prince Abdullah, telah mencatat permintaan KPSI. Kemudian, Prince Abdullah akan membawanya ke FIFA. Kalau FIFA menyetujui, penyatuan akan dilakukan pada 2015, tetapi jika tidak, penyatuan akan tetap mengikuti rencana awal, yaitu 2014," tandas Todung.


Editor : Tjatur Wiharyo