


NYON, KOMPAS.com - UEFA melansir bahwa sebanyak 23 klub yang mengikuti kompetisi 2012-2013 terancam mendapatkan hukuman karena diduga melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).
Sebelumnya, klub-klub di Eropa diwajibkan memberikan informasi terkait status dari setiap utang yang jatuh tempo pada 30 Juni lalu sebagai syarat pertama dari konsep FFP.
Dari hasil penyelidikan CBF, selaku badan yang mengurisi keuangan klub, terungkap ada 23 klub yang terlilit masalah finansial. Masalah keuangan tersebut di antaranya menunggak gaji, mengemplang pajak, atau berutang kepada klub lain. Maka, CBF terpaksa menahan uang keikutsertaan 23 klub tersebut di kompetisi Eropa sampai penyelidikan selanjutnya.
CBF mewajibkan klub-klub tersebut memberikan informasi terbaru pada 30 September mendatang.
Berikut 23 Klub yang tersangkut masalah Financial Fair Play:
Borac Banja Luka, Sarajevo Zeljeznicar (Bosnia Herzegovina), CSKA Sofia (Bulgaria), Hajduk Split, Osijek (Kroasia), Atletico Madrid, Malaga (Spanyol), Maccabi Netanya (Israel), Shkendija 79 (Makedonia), Floriana (Malta), Buducnost Podgorica, Rudar Pjevlja (Montenegro), Ruch Chorzow (Polandia), Sporting CP (Portugal), Dinamo Bucharest, Rapid Bucharest, Vaslui (Rumania), Rubin Kazan (Rusia), Partizan, Vojvodina (Serbia), Eskisehirspor, Fenerbahce (Turki)
