


MADRID, KOMPAS.com - Luka Modric memang sudah meninggalkan Tottenham Hotspur untuk bergabung dengan Real Madrid. Namun, dia mengaku tak akan bisa melupakan kemesraannya dengan suporter "Spurs".
Modric sempat marah kepada Tottenham, karena menghalangi niatnya untuk bergabung dengan klub lebih besar. Musim lalu, dia sebenarnya punya kesempatan pindah ke Chelsea, namun diblok oleh manajemen klub. Bahkan, kepindahannya ke Madrid juga sempat dihalang-halangi, sebelum akhirnya dia sukses mendarat di Santiago Bernabeu.
Meski begitu, dia tak merasa sakit hati. Terutapa kepada suporter Tottenham, dia merasa memiliki kenangan indah.
"Aku tak memiliki apa pun kecuali kenangan indah saat masi bersama Tottenham dan tak ada yang bisa menghilangkan bagian luar biasa dari karierku ini," kata Modric kepada ESPN.
"Suporter memberiku begitu banyak cinta dan rasa hormat. Aku ingin mereka tahu bahwa perasaan saya dengan mereka saling bertaut," tambah pemain asal Kroasia itu.
Jika kemudian ia pindah, itu lebih karena dia ingin mengejar ambisinya meraih banyak gelar. Bersama klub besar, Real Madrid, dia berharap ambisinya itu akan tercapai.
"tak mungkin aku melewatkan kesempatan bergabung dengan klub terbesar di dunia. Itu alasannya kenapa aku meninggalkan Tottenham. Ini sedikit sulit pada pekan-pekan terakhir karena proses tranfer berlangsung lebih lama dari yang diharapkan. Tapi, aku berharap tak ada perasaan sakit hati dari 'Spurs' kepadaku," harapnya.
