Sepak Bola dan Futsal Terancam Batal di PON - Kompas.com

Sepak Bola dan Futsal Terancam Batal di PON

Kompas.com - 09/09/2012, 14:01 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kekisruhan menimpa beberapa cabang di Pekan Olahraga Nasional Riau 2012. Semua laga lanjutan sepak bola dan futsal pun terancam batal sejak Sabtu (8/9/2012). Penyebabnya, perselisihan yang merupakan dampak konflik yang berlarut dalam tubuh sepak bola Indonesia.

Kemarin pertandingan sepak bola dan futsal terhenti dan terancam tak bisa berlanjut karena pengurus PSSI menarik semua perangkat pertandingan: wasit, hakim garis, dan inspektur pertandingan. Penarikan itu merupakan buntut dari perseteruan antara PSSI dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). Tiga laga pertama sepak bola juga kacau-balau karena diprotes Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Saleh Ismail Mukadar. Ketiga laga itu adalah Jambi versus Sulawesi Tenggara, Jabar kontra Jatim, dan Kaltim lawan Jateng.

Saleh menilai, tim Jambi adalah bentukan Pengurus Provinsi PSSI yang telah dibekukan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. Karena itu, tim ini dinilai tidak bisa tampil meski pengurus daerah yang dibekukan itu dimenangkan oleh keputusan Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI).

Sebaliknya, Saleh meminta tim Jabar, yang dinyatakan tidak sah oleh BAORI, agar tampil melawan Jatim. Ketiga, Saleh memboikot laga Kaltim vs Jateng karena menganggap Kaltim tak layak. Saleh menilai, seharusnya Kalsel-lah yang maju meski di play off kalah WO dari Kaltim.

Karena protes tidak ditanggapi, Saleh menarik perangkat pertandingan yang membuat kompetisi sepak bola PON terancam batal. Hal ini pun berimbas ke futsal karena petugas pertandingannya sama.

Ketua Harian PB PON Riau Syamsurizal menyayangkan kisruh itu. ”Kami upayakan agar pertandingan tidak batal. Saat ini kami masih mencari penggantinya (perangkat pertandingan),” katanya. (WAD/OTW/ECA/MKN)

 

EditorHery Prasetyo

Terkini Lainnya

Madura United Geram karena Denda Rp 30 Juta dan Tak Bisa Banding

Madura United Geram karena Denda Rp 30 Juta dan Tak Bisa Banding

Liga Indonesia
Gagal di Piala AFF U-15, Pelatih Timnas U-16 Bakal Cari Pemain Baru

Gagal di Piala AFF U-15, Pelatih Timnas U-16 Bakal Cari Pemain Baru

Liga Indonesia
Presiden Madura United Sindir Niat PSSI Gunakan Wasit Asing

Presiden Madura United Sindir Niat PSSI Gunakan Wasit Asing

Liga Indonesia
Juventus 'Nyicil' untuk Rekrut De Sciglio

Juventus "Nyicil" untuk Rekrut De Sciglio

Liga Italia
Menang Adu Penalti, LKG-SKF Terus Melaju di Gothia Cup 2017

Menang Adu Penalti, LKG-SKF Terus Melaju di Gothia Cup 2017

Liga Indonesia
Eki Taufik: Sebenarnya Tidak Harus Pakai Wasit Asing, Asalkan…

Eki Taufik: Sebenarnya Tidak Harus Pakai Wasit Asing, Asalkan…

Liga Indonesia
Tiba di London, Morata Ungkap Alasan Bela Chelsea

Tiba di London, Morata Ungkap Alasan Bela Chelsea

Liga Inggris
Raphael Maitimo Ingin Kalahkan Mantan Klub

Raphael Maitimo Ingin Kalahkan Mantan Klub

Liga Indonesia
Luis Milla Targetkan Kemenangan Saat Lawan Mongolia

Luis Milla Targetkan Kemenangan Saat Lawan Mongolia

Liga Indonesia
Lawan Mongolia Tidak Ada Kata Seri atau Kalah bagi Indonesia

Lawan Mongolia Tidak Ada Kata Seri atau Kalah bagi Indonesia

Liga Indonesia
Persegres Akan Jamu Sriwijaya FC dan Bali United di Stadion Surajaya

Persegres Akan Jamu Sriwijaya FC dan Bali United di Stadion Surajaya

Liga Indonesia
Bhayangkara FC Enggan Meremehkan Mitra Kukar

Bhayangkara FC Enggan Meremehkan Mitra Kukar

Liga Indonesia
Berkah Mandi Es di Dalam Tong Sampah bagi Arsenal

Berkah Mandi Es di Dalam Tong Sampah bagi Arsenal

Liga Inggris
Pemain Muda Persela Ini Menyesal Dapat Kartu Merah Pertama

Pemain Muda Persela Ini Menyesal Dapat Kartu Merah Pertama

Liga Indonesia
Pernyataan Pelatih Mongolia Jelang Lawan Indonesia

Pernyataan Pelatih Mongolia Jelang Lawan Indonesia

Liga Indonesia

Close Ads X