Kamis, 20 Juni 2013
Kualifikasi Piala Dunia Brasil 2014
Fokus, Modal Perancis Libas Spanyol
Penulis: Ferril Dennys | Jumat, 07 September 2012 | 00:05 WIB
Dibaca:
|
Share:
FRANCK FIFE / AFP
Gelandang Perancis, Franck Ribery bersama rekan-rekannya sedang berlatih sebagai persiapan untuk laga kualifikasi Piala Dunia Brasil 2014 melawan Helsinki, Jumat (7/9/2012). Empat hari kemudian, giliran Karim Benzema dan kawan-kawan yang menjamu Belarus di Saint-Denis.

HELSINKI, KOMPAS.com - Gelandang Perancis, Mathieu Valbuena, berharap agar rekan-rekannya tidak melakukan keselahan sekecil apapun yang bisa mengikis peluang timnya lolos dari Kualifikasi Piala Dunia Brasil 2014.

"Musuh terburuk adalah diri kami sendiri. Jika melakukan start lambat, kami mungkin akan rugi. Namun, jika fokus pada tujuan, kami bisa tampil lebih baik ketimbang mereka," sebut gelandang Marseille itu kepada L'Equipe.

"Les Bleus" berada di Grup I bersaing dengan Belarus, Georgia, Finlandia, dan Juara Dunia Spanyol. Tim besutan Didier Deschamps akan terlebih dulu bertandang ke Helsinki, Finlandia, Jumat (7/9/2012). Empat hari kemudian, giliran Karim Benzema dan kawan-kawan yang menjamu Belarus di Stadion Saint-Denis, Paris.

Valbuena pun meminta rekan-rekannya meraih hasil maksimal dalam dua laga pertama, demi menekan mental Spanyol.

"Dengan bergabungnya Spanyol di grup ini, kami tidak boleh melakukan kesalahan. Kami harus memetik hasil maksimal dalam dua pertandingan nanti. Namun, itu tidak mudah," lanjutnya.

Sebelumnya, Pelatih Perancis, Didier Deschamps, telah memperingatkan anak asuhnya, agar tak melakukan kebodohan indispliner lagi. Eks Pelatih Olympique Marseille itu berharap para pemainnya memetik pelajaran berharga dari konflik semasa di Piala Dunia Afrika Selatan 2010 dan Piala Eropa Ukraina-Polandia 2012.

"Saya berada di sini bukan untuk memberi tahu apa yang boleh atau tidak mereka lakukan. Mereka bukan anak kecil lagi dan saya bukan pengasuh anak atau guru SMA. Saya berada di sini untuk membantu dan membimbing mereka," ungkap Deschamps. (LE)

 

Editor : Daniel Sasongko