
LIVERPOOL, KOMPAS.com - Manajer Liverpool, Brendan Rodgers, menilai timnya kurang tajam dalam menyerang. Itu yang menyebabkan "The Reds" kalah dari Arsenal 0-2 di kandang sendiri. Namun, katanya, ini karena ia tak bisa banyak berbuat di pasar transfer.
Banyak suporter yang menyesalkan keputusan klub meminjamkan striker Andy Carroll ke West Ham United. Sehingga, Liverpool kurang pilihan di lini depan.
Terbukti saat melawan Arsenal, Liverpool tampak minim ide saat menyerang. Striker Luis Suarez sedang kurang maksimal dan mampu dimatikan lawan. Sedangkan Fabio Borini yang dibeli dari AS Roma, belum memberi pengaruh besar. Menurut Rodgers, sebenarnya dia belum puas dengan komposisi tim yang dimiliki. Namun, transfer window tak memberinya pilihan yang leluasa.
"Ini sesuatu yang hilang sekarang. Kami semua tahu butuh memperkuat tim dan para pemain butuh bantuan, tapi transfer window sudah ditutup," kata Rodgers kepada Reuters.
"Saat ini, kami tak bisa berbuat apa pun tentang hal ini. Satu-satunya konsentrasi saya adalah dengan para pemain yang ada dan mereka sangat fantastis. Mereka telah memberikan segalanya setiap hari dan saya tak bisa meminta lebih dari mereka," tambahnya.
Sebab itu, dia akan menerima apa adanya dan siap melakukan pekerjaan dengan maksimal.
"Kami menerima apa yang sudah kami terima. Banyak pemain muda akan mendapat kesempatan. Apa yang terjadi sudah terjadi. Kami akan merefleksikan diri sebagai klub dan berharap Pada Januari (transfer window kedua) dan transfer window berikutnya kami bisa melakukan transisi tim yang bisa membuat kami bersaing," harapnya.
Satu hasi seri dan dua kekalahan merupakan awal kompetisi terburuk Liverpool dalam 50 tahun terakhir. Apalagi, mereka kini berada di urutan ke-18 ata zona degradasi. Meski kompetisi masih panjang, ini jelas mengganggu kepercayaan diri tim. Meski begitu, Rodgers optimistis, timnya bisa segera bangkit.
"Kami akan meraih hasil lebih baik sejalan dengan perjalanan kompetisi. Selalu sulit di awal kompetisi. Saya memiliki keyakinan dalam cara kerja ini dan saya pernah sukses dengan cara ini. Rasanya ini juga bisa terjadi di sini," katanya.