


LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Chelsea, Roberto Di Matteo, menilai timnya sempat kehilangan ritme permainan setelah tertinggal 1-2 oleh Reading pada sekitar menit ke-30 pertandingan Premier League, di Stamford Bridge, Rabu (22/8/2012). Ia pun mengaku lega, timnya mengakhiri laga sebagai pemenang dengan skor 4-2.
"Kami kehilangan irama setelah Reading menyamakan kedudukan dan mencetak gol kedua," jelas Di Matteo seusai pertandingan.
Chelsea unggul lebih dulu melalui tembakan penalti Frank Lampard pada menit ke-18. Reading berbalik unggul berkat gol Pavel Pogrebnyak (25) dan Danny Guthrie (29). Chelsea membalikkan keadaan dan kali ini mempertahankan hingga akhir lewat tembakan Gary Cahill (69), Fernando Torres (81), dan Branislav Ivanovic (90+5).
Eden Hazard menjadi otak di balik gol Cahill dan Ivanovic. Gol Lampard juga diberikan karena Hazard dilanggar Chris Gunter.
"Dia tentunya berdampak terhadap tim kami. Dengan Juan Mata, dia mampu bekerja sama sangat baik. Dia sangat cepat," puji Di Matteo.
Berkat kemenangan atas Reading, Chelsea menguasai klasemen sementara dengan nilai sempurna, enam poin. Pada pekan ketiga, Chelsea akan menghadapi Newcastle di Stamford Bridge, Sabtu (25/8/2012).
"Aku tidak tahu jika kami berada di puncak. Namun, kami berusaha menjalani pertandingan demi pertandingan. Kami akan menikmati kemenangan malam ini. Kemudian besok pagi, kami akan berpikir soal pertandingan selanjutnya," tutur pelatih asal Italia tersebut.
