


ISTANBUL, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Turki (PFDK) menjatuhkan skorsing sebelas pertandingan dan denda 9.000 euro (sekitar Rp 105 juta) kepada winger Galatasaray, Engin Baytar.
Hukuman tersebut akibat Baytar mendorong Wasit Cuneyt Cakir saat tampil dalam pertandingan Super Kupa melawan Fenerbahce pada 12 Agustus lalu. Manajer Galatasaray, Abdurehim Albayrak, menilai hukuman tersebut terlalu berlebihan.
"Kami mengakui salah. Namun, hukuman skorsing sebelas laga tidak tepat. Kami akan mengajukan banding ke Dewan Abritase," tegas Albayrak.
Selain Baytar, kedua tim diganjar denda terkait tindakan pendukung masing-masing yang mengganggu jalannya pertandingan, dengan melempar kembang api ke dalam lapangan. Galatasaray didenda 33.800 euro (sekitar Rp 397 juta) dan Fenerbache didenda 6.700 euro (sekitar Rp 78 juta).
Galatasaray memiliki rivalitas sekota yang sengit dan sudah mendarah daging dengan Fenerbache. Laga keduanya kerap berlangsung panas dan bertensi tinggi. (GL)
