


Madrid, jumat
Lima laga pramusim telah dijalani oleh Lionel Messi dan kawan-kawan sepanjang Juli dan Agustus. Senin (20/8) dini hari WIB, Barcelona akan menghadapi Real Sociedad pada laga pembuka Liga Spanyol.
Vilanova, mantan asisten pelatih Guardiola yang naik pangkat setelah sang pelatih memutuskan mundur, menghadapi tekanan cukup berat karena prestasi klub selama empat tahun terakhir dinilai sebagai prestasi terbaik sepanjang klub ini berdiri tahun 1899. Sebanyak 14 gelar dalam empat musim, dalam berbagai kompetisi, adalah tekanan bagi Vilanova.
Namun, Vilanova sejak awal menyatakan tak akan mengubah gaya permainan
”Kami kehilangan sosok (David) Villa sepanjang musim lalu. Sosoknya sangat penting bagi klub. Kini tim dalam kondisi terbaik. Semua siap menghadapi musim kompetisi yang baru,” tutur Vilanova.
Tak hanya kehadiran Villa yang sangat krusial, kembalinya sang kapten, Carles Puyol (pemain bertahan), dan Thiago Alcantara (gelandang tengah) membuat pertahanan Barca diharapkan kian kokoh.
Bintang Barca, Lionel Messi, menyatakan, dia dan klubnya siap bersaing dengan klub lain untuk merebut titel Liga Spanyol yang hilang dari tangan mereka musim lalu. Messi, yang hanya berhasil mempersembahkan trofi Piala Raja pada musim lalu, juga menyatakan tidak ada masalah personal antara dirinya dan Cristiano Ronaldo, penyerang Real Madrid.
”Saya hanya mencoba memberikan yang terbaik untuk membawa pulang piala atau gelar, tak hanya bagi klub, tetapi juga bagi Argentina. Secara personal, saya tidak punya masalah apa pun dengan dia,” tutur Messi mengomentari Ronaldo.
Selama ini, oleh media Spanyol dan luar negeri, penampilan kedua pemain, bagi klub ataupun negara, selalu dibandingkan. Messi mencetak 50 gol bagi Barcelona musim lalu. Jumlah itu dibandingkan dengan kemampuan Ronaldo yang hanya mampu mencetak 46 gol bagi Madrid.
Meski mencetak lebih sedikit gol dibandingkan dengan Messi, Ronaldo mampu membawa Real Madrid menjuarai La Liga musim lalu. Sementara Messi, di penutup karier Guardiola, mempersembahkan satu gelar, yaitu Piala Raja.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Madrid akan menjadi batu sandungan terbesar bagi Barca pada musim ini. Sama seperti musim-musim sebelumnya, rivalitas keduanya menjadi hal yang paling disorot, termasuk persaingan antara Pelatih Real Madrid Jose Mourinho dan Vilanova.
Mourinho, yang kini memilih julukan ”The Only One” (Satu-satunya”, dalam wawancara dengan stasiun televisi Portugal menyatakan, target mereka musim ini adalah menjadi kampiun di Liga Champions.
”Setelah dua tahun berturut-turut gagal di semifinal, sudah saatnya bagi kami untuk berbicara lebih jauh di Liga Champions,” katanya.
Dibayangi kepergian Gonzalo Higuain, tandem Karim Benzema di lini depan, pasukan ”Los Blancos”, julukan bagi Madrid, hampir tak berubah dibandingkan dengan tahun lalu. Mou menilai kekuatan pasukannya sudah cukup.
Kini, Mou hanya tinggal mengejar tanda tangan Luka Modric, gelandang asal Tottenham Hotspur. Jika Modric bergabung, The Only One memiliki banyak opsi di lini tengah yang membuatnya lebih mudah membagi peran di berbagai kompetisi yang diikuti.
