
MANCHESTER, KOMPAS.com - Penyerang Robin van Persie mengaku selalu mendengar suara anak kecil dalam dirinya saat membuat keputusan. Suara itulah yang membuat penyerang asal Belanda tersebut memilih Manchester United.
Van Persie resmi hijrah ke Old Trafford setelah "Setan Merah" mencapai kesepakatan dengan Arsenal, Rabu (15/8/2012). Keputusan Van Persie menggurkan harapan Manchester City dan Juventus yang juga tertarik meminang top scorrer Premier League pada musim lalu itu
"Manchester United adalah napas sepak bola. Jika Anda lihat semua pemain di klub, stadion, dan pelatih, keputusanku berdasarkan pada hal tersebut. Ketika aku membuat keputusan sulit, aku selalu mendengar suara anak laki-laki dalam diriku dan apa yang diinginkannya. Anak itu berteriak 'United!'," ungkap Van Persie.
Kepindahan Van Persie diwarnai reaksi keras dari pendukung Arsenal. Fans yang membakar jersey penyerang asal Belanda tersebut. sebagai bentuk kekecawaan terhadap keputusan RvP.
"Biarkan aku menjelaskan satu hal. Aku tidak ingin masalah ini berputar-putar. Dari sisiku dan Arsenal, tak ada perasaan tak mengenakkan. Hanya saja, unsur-unsur tertentu sangat penting bagiku. Kami memiliki pandangan berbeda," tutur Van Persie.
Mungkin yang dimaksud pria berusia 29 tahun itu adalah trofi. Sejak bergabung dengan raksasa London Utara, Van Persie hanya meraih trofi Community Shield 2004 dan Piala FA 2005.
"Inilah hidup. Terkadang, Anda tidak setuju terhadap satu hal. Dan, aku berada di sini sekarang," lanjutnya. (MU)