


ROMA, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) meminta Emanuele Pesoli menghentikan mogok makan. Dia dipersilakan memanfaatkan fasilitas banding dan dijanjikan akan dipertemukan dengan presiden FIGC.
Pesoli yang kini memperkuat Verona, merantai dirinya sendiri di pintu gerbang markas FIGC di Roma dan melakukan mogok makan, mulai Sabtu (11/8/2012) pagi. Ini sebagai bentuk protes karena dirinya dikenai sanksi larangan bermain selama tiga tahun atas tuduhan terlibat skandal pengaturan pertandingan (Scommessopoli).
Sebelum memperkuat Verona, Pesoli merupakan mantan pemain Siena. Pada musim 2010-11, Siena dituduh terlibat melakukan pengaturan skor. Pesoli merupakan salah satu dari sejumlah pesepak bola, pelatih, klub, dan pemilik klub di Italia yang dituduh terlibat dan dijatuhi hukuman pada Jumat (10/8/2012).
"Masalah konfrontasi dengan pendakwa Anda bukan sesuatu yang berhubungan dengan kekuatan politik federasi, tapi lebih sebagai isu sistem keadilan olahraga. Setelah menyatakan simpati dan solidaritas kemanusiaan kepada Anda, saya mengajak Anda untuk merefleksikan diri pada aksi ini," kata Valentini saat menemui Pesoli.
"Saya berjanji dan menjamin bahwa Anda akan bertemu dengan presiden FIGC setelah dia kembali dari liburan. Namun, berkonfrontasi dengan pendakwa adalah sesuatu yang tak bisa dilakukan oleh Presiden Giancarlo Abete, saya, dan federasi," tambahnya.
Valentini juga mengatakan, "Kami memahami kekecewaan dan kemarahan Anda, karena Anda merasa tak bersalah. Tapi, Anda bisa mengajukan banding."
Proses banding akan dilakukan pada 20 Agustus nanti. Semua terdakwa, termasuk Pelatih Juventus Antonio Conte, berharap banding akan memperingan hukuman mereka. (FBI)
