Kamis, 20 Juni 2013
Pemain ISL yang Dipecat Ditampung di Satu Klub
Penulis: Ferril Dennys | Sabtu, 11 Agustus 2012 | 20:01 WIB
Dibaca:
|
Share:
KOMPAS/YUNIADHI AGUNG
Penanggung jawab tim nasional Indonesia, Bernard Limbong.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penanggung jawab tim nasional Indonesia, Bernhard Limbong, mengaku siap menampung pemain yang berkompetisi di Indonesia Super League (ISL), seandainya dipecat oleh klub karena membela timnas Indonesia. Menurut Limbong, bisa saja pemain ISL tersebut disatukan di sebuah klub nantinya.

"Mereka jangan takut tidak punya klub atau disanksi oleh klubnya yang sekarang. Saya siap menampung mereka," jelas Limbong. Pernyataan Limbong terkait keputusan lima pemain ISL yakni Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, Firman Utina, M Ridwan, dan Ahmad Bustomi meninggalkan pemusatan latihan. Hal itu tidak terlepas dari ancaman sanksi dari klubnya masing-masing karena tampil dalam laga persahabatan melawan Valencia pada akhir pekan lalu. Limbong menjelaskan solusi menempatkan pemain-pemain ISL dalam satu klub merupakan konsep yang pernah dilakukan timnas Singapura. Pemain-pemain di satukan dalam sebuah klub dan diturunkan di Liga Malaysia. Limbong memastikan klubnya akan bertanding di Indonesia Premiere League (IPL). "Saya pikir, itu solusi yang terpat. Saya harap mereka gabung lagi. Kalau ada masalah, jangan sampai tidak gabung,"bebernya.

Editor : Hery Prasetyo