Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Jika Penjualan Saham Lancar, MU Untung Rp 31 T
Sabtu, 11 Agustus 2012 | 05:30 WIB
Dibaca:
|
Share:
AFP/Ben Hider
Para eksekutif dan pemilik Manchester United berfoto bersama sebelum dimulainya penjualan saham mereka di New york Stock Exchange.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Saham Manchester United (MU) sudah beredar di Wall Street. Sebanyak 16,7 juta saham, atau setara 10 persen, dilepas. Jika harga yang diharapkan MU tercapai, maka klub ini bisa mendapat keuntungan 2,7 miliar euro atau sekitar Rp 31 triliun.

Wakil Ketua MU, Avram dan Joel glazer, bersama Ketua Eksekutif David Gill, diberi kehormatan untuk memencet bel tanda dimulainya penjualan saham klub Inggris tersebut di New York Stock Exchange, pukul 15.30 waktu setempat.

Harga setiap saham MU masih berkisar 11,5 euro (sekitar Rp 133 ribu). Ini menjadikan MU sebagai franchise olahraga paling berharga di dunia. Nilai mereka di atas Real Madrid, klub baseball New York Yankees, dan klub NFL, Dallas Cowboys.

Meski begitu, MU berharap harga saham mereka mencapai 13-16 euro (sekitar Rp 151.000 sampai Rp 186.000). Jika itu terjadi, maka MU akan meraih keuntungan sampai 2,7 miliar euro (sekitar Rp 31 triliun). Jika harga saham tetap berkisar 11,5 euro, maka MU hanya akan meraih keuntungan berkisar 2,32 miliar euro (sekitar Rp 27 triliun).

Keluarga Glazer membeli klub MU pada 2005 senilai 1 miliar euro (sekitar Rp 11 triliun). (GL)

 

Editor : Hery Prasetyo