Rabu, 19 Juni 2013
Joselu: Suatu Saat Aku Kembali ke Madrid
Sabtu, 11 Agustus 2012 | 00:13 WIB
Dibaca:
|
Share:
http://www.achtzehn99.de
Joselu (Hoffenheim): berambisi meloloskan klub barunya ke kompetisi antarklub Eropa musim depan.

TERKAIT

HOFFENHEIM, KOMPAS.com - Eks talenta Real Madrid Castilla (yunior) memulai petualangannya di Bundesliga bersama Hoffenheim. Apa alasannya lebih memilih meninggalkan Spanyol dan malah melenggang ke Jerman?

Kepada Marca, lelaki bernama lengkap Jose Luis Sanmartin Mato itu mengungkapkan segalanya, termasuk harapan bomber berusia 22 tahun itu suatu saat nanti. Berikut petikannya:

Apa kabarmu di Jerman?

Di awal-awal hariku masih sibuk dengan kepindahan dan sedikit bingung dengan perubahan yang terjadi. Setidaknya, pacarku berada di sini. Setiap hari aku lalui dengan berlatih dan mencari rumah agar segera meninggalkan hotel.

Apakah kamu pernah memikirkan perubahan radikal ini dalam kariermu?

Ya, perubahan itu akan membawa segalanya lebih baik dan aku bergairah dengan petulangan baru ini. Hari-hari pertama sibuk dengan segala barang kepindahan, tapi aku segera beradaptasi dan tak masalah. Aku juga senang dengan keputusan yang telah aku buat. Aroma kesuksesan mengiringiku di sini.

Lahir di Stuttgart, sekarang bisa dibilang pulang kampung. Apakah sebelumnya kamu sudah memperkirakan akan kembali ke Jerman?

Tidak sama sekali. Jika seseorang memprediksi hal itu beberapa tahun lalu, aku akan bilang ia gila. Bermain di liga terbaik dunia adalah impian setiap pemain dan aku tak ingin kecewa.

Mengapa memilih Bundesliga?

Ada beberapa alasan, dan menurutku Hoffenheim adalah tim kuat yang memiliki kepercayaan diri tinggi dan itu makin meyakinkanku untuk bergabung. Lagipula, Bundersliga adalah salah kompetisi terbesar. Mereka juga membayar mahal (6 juta euro atau lebih dari Rp 70 miliar) dan itu adalah sanjungan bagiku. Aku senang dan merasa termotivasi.

Mengapa kamu memutuskan pindah dari Madrid?

Sudah saatnya aku jauh melompat ke depan atau terperangkap tak maju sama sekali. Sekarang saatnya mengucapkan selamat tinggal kepada Madrid. Tapi, dengan perlahan aku akan kembali. Kini, saatnya berpetualang dan aku akan berikan segalanya untuk Hoffenheim.

Apakah dulu kamu kehilangan kesempatan bermain di tim utama?

Aku telah melakukan yang terbaik di tim (Madrid) yunior. Tak ada yang tersisa. Aku berikan yang aku punya, bersama teman-teman setimku, kami berhasil berpromosi ke Divisi Segunda. Aku puas dengan apa yang telah aku kerjakan. Yang lainnya, terserah kepadaku.

Aneh rasanya top skorer di tim yunior tapi tak mendapat tempat di tim senior Madrid.

Mereka memiliki pemain-pemain bertalenta tinggi. Semuanya mempertontonkan mendemonstrasikan keahliannya dengan maksimal. Keputusan sudah dibuat dan aku tak ingin melangkah ke sana (tim senior Madrid).

Mourinho lebih memilih mempromosikan Alvaro Morata ke tim senior Madrid. Apakah ia akan sukses di sana?

Aku berharap demikian. Alvaro tak buutuh keberuntungan untuk sukses, karena ia telah memiliki bakat besar. Ia hanya butuh kesempatan untuk menunjukkan talentanya dan aku yakin itu yang akan terjadi.

Apakah kamu akan kembali ke Madrid suatu saat nanti?

Harapannya seperti itu. Madrid adalah klub impian setiap pesepak bola. Sekarang, Aku ingin membuktikan kemampuan terbaikku. Aku senang jika suatu saat dapat kembali ke Madrid dan mengenakan kostum bernomor 9. Tapi, untuk saat ini, hal itu tak ada dalam benakku. Yang ada di pikiranku hanya Hoffenheim. Berjaya bersama mereka dan memberikan sumbangan banyak gol demi membayar kepercayaan yang telah mereka bayarkan kepadaku. Aku akan berikan segalanya untuk itu.

Berapa target gol di musim pertamamu bersama Hoffenheim?

Targetku, beradaptasi sesegera mungkin dan menunjukkan apa yang telah aku lakukan bersama Madrid yunior. Aku sangat antusias dan akan lebih terbantu dengan pengalaman yang telah aku miliki. Aku berharap untuk berkolaborasi dengan rekan-rekanku dan meloloskan Hoffenheim ke kompetisi antarklub Eropa. Itu tantangan yang sebenarnya.

 

Editor : Daniel Sasongko