Rabu, 19 Juni 2013
Lalu Mara: Bergulirnya ISL Tak Tabrak Aturan
Penulis: Ferril Dennys | Kamis, 09 Agustus 2012 | 20:28 WIB
Dibaca:
|
Share:
KOMPAS/YUNIADHI AGUNG
Manajer Pelita Jaya, Lalu Mara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Keputusan PT Liga Indonesia menggulirkan Indonesia Super League (ISL) dinilai tidak melanggar kesepakatan bersama yang dihasilkan oleh Komite Penyelamat Sepak Bola (KPSI) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

"Enggak ada yang ditabrak. Kompetisi berjalan, perundingan berjalan juga. Jadi, jangan sampai Joint Committe membelenggu kompetisi. Yah, kalau Indonesia Premiere League (IPL) mau jalan, jalan ajah," jelas Manajer Pelita Jaya, Lalu Mara, kepada Kompas.com, Kamis (9/8/20120).

Seperti yang diketahui, dalam acara evaluasi dan pembahasan kompetisi ISL 2012-13 dan ISL Club Meeting di Hotel Park Line, Jakarta, Rabu (8/8/2012) malam, PT Liga Indonesia mengumumkan akan menggelar ISL pada November mendatang. CEO PT LI Joko Driyono menjelaskan, pihaknya menggelar ISL karena mengimplementasikan liga profesional sulit dilakukan pada musim depan. Padahal, dalam kesepakatan bersama antara KPSI dan PSSI, kedua pihak sepakat untuk secepatnya membentuk satu-satunya liga sepak bola tertinggi di Indonesia.

Lalu Mara sepakat kompetisi harus segera digulirkan sehingga tak merugikan pemain dan klub. "Kompetisi memang segera digulirkan karena kompetisi candradimuka pembinaan. Jadi, kepastian kompetisi penting bagi setiap klub. Terlebih, klub-klub yang melakukan kontrak panjang kepada pemainnya seperti Pelita," tutur Lalu Mara.

"Dengan lamanya kompetisi, itu bukan saja merugikan klub. Tapi, pemain juga (rugi) karena kebugaran mereka harus terjaga," lanjutnya.

Karena itu, Lalu Mara menyatakan akan segera mempersiapkan timnya untuk mengikuti kompetisi musim depan. "Habis lebaran, saya akan bertemu Pelatih Rahmad Darmawan untuk membahas soal tim," pungkasnya.

Editor : Hery Prasetyo