


TURIN, KOMPAS.com — Juventus menyatakan akan memboikot media massa. Hal ini sebagai reaksi atas ditolaknya permohonan Pelatih Antonio Conte terkait kasus skandal pengaturan skor.
"Juventus hari ini telah mengumumkan telah memboikot media," demikian pernyataan klub.
Conte didakwa tidak melaporkan dua percobaan pengaturan skor saat melatih Siena pada musim 2010-11. Skandal ini dikenal dengan Scommessopoli. Dia mengajukan permohonan untuk tak disidang dengan kompensasi hukuman tiga bulan dan denda 200.000 euro (sekitar Rp 2,3 miliar). Permohonan itu sudah disepakati dengan jaksa Stefano Palazzi.
Namun, panel Komisi Disiplin tiba-tiba menolak kesepakatan tersebut.
"Klub akan membuat komentar lanjutan besok," demikian pernyataan itu.
