Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Thiago Silva: Aku Bukan "Mata Duitan"
Penulis: Ferril Dennys | Kamis, 19 Juli 2012 | 23:18 WIB
Dibaca:
|
Share:
VANDERLEI ALMEIDA / AFP
Pesepak bola Brasil, Thiago Silva, berlatih bersama timnas di Rio De Janeiro, Rabu (11/7/2012), jelang Olimpiade London 2012.

PARIS, KOMPAS.com — Bek anyar Paris Saint-Germain, Thiago Silva, ternyata masih menyimpan kesedihan karena harus meninggalkan AC Milan.

Silva resmi pindah ke Paris Saint-Germain (PSG) setelah Milan sepakat dengan nilai transfer 42 juta euro (sekitar Rp 486 miliar). Bek muda asal Brasil tersebut langsung diikat kontrak selama lima musim oleh PSG. Keputusan itu cukup mengejutkan karena Silva sempat memperpanjang kontraknya bersama Milan hingga 2017 pada 2 Juli lalu.

"Aku bahagia dengan transfer (ke PSG). Namun, aku sedih karena harus meninggalkan Milan. Masih terlalu emosional jika mengingatnya," ungkap Silva.

Dalam kesempatan itu, Silva mengaku sempat berada dalam dilema saat mendapatkan pinangan PSG. Namun, dia menegaskan bahwa keputusannya meninggalkan Milan bukan semata-mata karena faktor uang.

"Orang-orang menudingku mata duitan. Aku pindah bukan karena uang. Ini bukan kesalahanku. Aku ingin meminta maaf kepada fans. Aku dihadapkan kepada situasi yang sulit. Aku sebetulnya tidak ingin meninggalkan Milan. Begitu juga keluargaku," tandasnya.

"Yang menjadi hal positif adalah Leonardo dan Carlo Ancelotti menginginkanku. Saat bergabung dengan Milan, itu juga karena Leonardo. Aku sangat suka dia. PSG adalah tim impian, seperti yang dikatakan Zlatan Ibrahimovic," beber pria berusia 27 tahun itu.

Silva tak ingin larut dalam kesedihan. Saat ini, dia mengaku akan fokus bersama klub barunya, PSG. 

"Ini sepak bola. Hari ini Anda bisa berada di sini, lalu pada hari selanjutnya Anda bisa berada di tempat lain. Aku telah menandatangani kesepakatan baru dengan mereka, pekan lalu," tuturnya. (GL)

Editor : Daniel Sasongko