

PEKANBARU, KOMPAS.com - Penyerang Timnas U-22 Indonesia Andik Vermansyah mungkin tak bisa tampil melawan Singapura, pada matchday kelima (terakhir) kualifikasi Piala Asia U-22 2013 Grup E, di Stadion Utama Riau, Minggu (15/7/2012), karena cedera hamstring yang dialaminya Jumat (13/7/2012).
Pelatih Singapura, Mike Wong Mun Heng, mengatakan Andik adalah salah satu pemain berkemampuan di atas rata-rata dan timnya bisa tampil lebih lepas jika akhirnya Andik betul-betul tak bisa tampil.
"Kami mewaspadai Andik dan pemain nomor 14 (Rasyid). Jika Andik tak bermain besok, itu berarti kami bisa tampil lebih lepas karena hanya pemain nomor 14 saja yang perlu dijaga ketat," ujar Heng.
Singapura saat ini ada di peringkat ketiga Grup E dengan nilai tujuh dan selisih gol 6-4. Mereka Dengan begitu, mereka masih berpeluang masuk putaran final sebagai second runner-up terbaik, yang sementara ini ditempati oleh Oman dengan 10 poin dan selisih gol 11-6.
"Hal terpenting dalam bermain adalah konsistensi pemain dan penguasaan bola yang optimal. Dengan begitu, gol akan tercipta melalui kerja sama, yang juga harus baik," ulas Heng.
Indonesia sendiri sudah tak berpeluang masuk putaran final karena saat ini berada di peringkat keempat dengan nilai enam. Meski begitu, asisten pelatih Timnas U-22 Indonesia, Liestiadi, menyatakan anak didiknya akan bermain untuk meraih kemenangan.
"Walau kesempatan kita untuk lolos keputaran berikutnya tidak lagi ada, laga terakhir menghadapi Singapura tetap harus dimenangkan. Karena ini adalah laga gengsi," ujar Liestiadi.
Mengenai kemungkinan absennya Andik dan kiper Aji Saka, Liestiadi mengatakan, "Keduanya kemungkinan tidak diturunkan karena mengalami cidera. Namun kami telah menyiapkan pemain pengganti yang tidak kalah hebat. Formulasinya diupayakan semaksimal mungkin untuk kita bisa memenangkan pertandingan."
