


MANCHESTER, KOMPAS.com - Dulu gerah, sekarang betah. Cocok benar itu pepatah bagi Carlos Tevez dan membuat hati AC Milan patah.
Carlitos --sapaan Tevez-- pernah berseteru dengan Roberto Mancini musim lalu. Ia menolak diturunkan saat laga Liga Champions musim lalu saat melawan Bayern Muenchen. Mancio --sapaan Mancini-- geram dan membuat status Tevez terkatung-katung.
Paruh musim lalu keduanya berdamai dan menjadi bagian integral kemenangan Manchester City di Premier League 2012. Perubahan itu yang membuat Tevez nyaman di Etihad.
"Saya merasa betah di klub ini dan nyaman bekerja keras bersama mereka," cetus Tevez saat sesi tanya jawab yang dihelat klub itu dengan penggemarnya di Twitter.
"Sekarang saya punya beberapa target. Yang utama adalah menjalani musim kompetisi sebaik mungkin dan berusaha keras menjadi juara lagi. Juga, kami akan melangkah sejauh mungkin di Liga Champions," tandas Tevez yang dilansir Sky Sports.
Menurutnya, itu adalah target yang diinginkan setiap pesepak bola dan pastinya City bersama Tevez.
Hati Milan pun patah.
