


JAKARTA, KOMPAS.com - Lima agenda utama yang direncanakan dalam sidang perdana Joint Committee (JC) yang berlangsung di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (12/7/2012), belum dibahas. Rencananya, agenda-agenda tersebut akan dibahas dalam sidang kedua, 24 Juli mendatang.
Tempat sidang sendiri belum bisa dipastikan, hanya dipastikan akan digelar di Jakarta. Dalam sidang pertama di Jakarta, Kamis (12/7/2012), Wakil kedua Joint Committee, Djamal Aziz, mengaku puas dengan pertemuan hari ini dan kemudian memaparkan agenda-agenda yang akan dikemukakan pada sidang selanjutnya.
"Pertemuan hari ini berjalan baik. Dari pihak PSSI ataupun KPSI diminta untuk mendalami lima materi yang akan dirumuskan bersama. Semua sudah sepakat. Konsep selanjutnya akan disiapkan KPSI, dan PSSI pun melakukan hal yang sama," tutur Djamal.
"Lalu akan ada pertemuan kedua pada 24 Juli nanti. Saat itu, semua konsep akan kami krucutkan, demi kemajuan sepak bola Indonesia," lanjutnya.
Perwakilan AFC yang hadir yakni James Johnson dari Australia, juga menyambut baik sidang perdana Joint Committee. Sayangnya, Johnson tidak bisa dimintai keterangan karena bergegas pergi setelah sidang usai. Ketua Joint Committe, Todung Mulya Lubis, kemudian menceritakan kesan yang disampaikan oleh Johnson.
"Dia bilang senang dengan pertemuan ini yang berjalan penuh semangat. Dia juga berharap sikap seperti ini bisa kembali muncul saat sidang kedua dilaksanakan," ucap Todung.
Namun, Todung tidak bisa memastikan kehadiran Johnson sebagai perwakilan AFC pada sidang kedua.
"Kami belum tahu apa dia lagi yang akan hadir. Itu terserah AFC," pungkasnya.
