Rabu, 19 Juni 2013
Thohir Datang, D.C. United Senang
Rabu, 11 Juli 2012 | 07:29 WIB
Dibaca:
|
Share:
dcunited.com
Salah satu pemilik saham D.C. United, Wil Chang (paling kanan), memperkenalkan dua penanam modal baru di klub itu. Mereka adalah pengusaha Indonesia, Eirck Thohir (paling kiri) yang juga investor utama dan rekannya Jason Levien (tengah)

WASHINGTON, KOMPAS.com — Salah satu pemilik D.C. United, Will Chang, menyatakan kebahagiaannya karena pengusaha Indonesia, Erick Thohir, ikut bergabung dengannya sebagai pemilik klub itu. Bahkan, Erick merupakan investor utama.

Thohir dan Jason Levien diperkenalkan sebagai pemilik baru bersama Chang di Washington, Selasa (10/7/2012) waktu setempat. D.C. United merupakan klub anggota Major League Soccer (MLS) atau Liga Utama Amerika Serikat.

"Saya bangga memperkenalkan Erick dan Jason sebagai partner saya. Saya yakin bisa menemukan orang yang sempurna untuk tim, dan saya senang dengan masa depan D.C. United yang cerah," kata Chang di situs resmi D.C. United.

Erick Thohir juga dikenal sebagai pemilik Mahaka Group yang bergerak di industri media di Indonesia. Dia juga memiliki saham di klub bola basket NBA, Philadelphia 76ers; dan pendiri Liga Bola Basket ASEAN. Dia pernah mendatangkan klub MLS lain, LA Galaxy; dan AC Milan; untuk tampil melawan Indonesia Selection di Jakarta.

"Kesempatan berpartner dengan Will dan Jason menghadirkan kemungkinan-kemungkinan yang menyenangkan. D.C. United merupakan klub dengan tradisi hebat dan sejarah kemenangan. Saya ingin terus maju membantu mengembangkan D.C United, baik di dalam maupun di luar lapangan," kata Erick Thohir dalam sambutannya.

Levien sudah lama menjadi rekan Erick. Ia juga menanam saham di Philadelphia 76ers. Sebelumnya, ia dikenal sebagai agen pemain dan pengacara. Dia juga pernah dua musim menjadi eksekutif klub NBA, Sacramento Kings.

Pelatih D.C. United, Ben Olsen, mengaku sempat berdiskusi dengan Erick Thohir dan Jason Levien. Menurutnya, dialog berlangsung menyenangkan. "Ini luar biasa. Ini sebuah kemajuan dan membuka banyak pintu kemungkinan," ungkap Olsen. (DCU)

 

Editor : Hery Prasetyo