Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Lawan Jepang, Timnas Bakal Ubah Strategi
Penulis: Ary Wibowo | Selasa, 10 Juli 2012 | 23:18 WIB
Dibaca:
|
Share:

PEKANBARU, KOMPAS.com - Setelah mengempaskan Makau 2-1, tim nasional Indonesia U-22 akan menghadapi lawan berat, yaitu Jepang, dalam lanjutan kualifikasi Grup E Piala Asia U-22, Kamis (12/7/2012). Asisten pelatih timnas U-22, Liestiadi, menegaskan Indonesia akan bermain dengan taktik berbeda dari yang dipakai saat melawan Makau.

"Kami akan mengoreksi dan mengevaluasi sejumlah kesalahan dalam pertandingan ini. Yang pasti, melawan Jepang, strategi akan kami ubah, tidak sama seperti ketika melawan Makau malam ini," ujar Liestiadi saat jumpa pers usai laga di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Selasa (10/7/2012) malam.

Ketika melawan Makau, tim pelatih timnas, memang tidak memainkan sejumlah pemain kunci, misalnya kapten tim, Andik Vermansyah dan gelandang Kurniawan sejak menit awal. Andik baru turun pada menit ke-56 menggantikan Bima Ragil dan Kurniawan menggantikan Syahroni menit ke-76.

"Kita sengaja menyimpan Andik, bukan karena menganggap remeh Makau. Tetapi agar dia dapat fit 100 persen ketika melawan Jepang. Begitu pun dengan Kurniawan, karena mereka merupakan salah satu pemain kunci timnas,"

Dalam laga tersebut, kiper Aji Saka sempat mendapat cedera di paruh kedua, yang mengakibatkan dirinya diganti oleh Muhammad Ridwan pada menit ke-65. Terkait cedera pemain Arema Indonesia itu, Liestiadi mengaku belum mendengar kabar terbaru dari tim dokter.

"Dia (Aji Saka) salah jatuh, dan mengalami keram kaki. Kita berharap dia bisa segera pulih (dan tampil) pada laga melawan Jepang. Tetapi meskipun dia tidak dapat bermain, kami masih mempunyai pemain yang sama baiknya dengan dia," tegas Liestiadi.

Dalam laga tersebut, gelandang Hendra Adi Bayauw mencetak dua gol pada menit ke-24 dan 44. Sementara gol balasan Makau ditorehkan penyerang Pang Chi Hang (65). Dengan hasil itu, Indonesia masih berada di posisi tiga dengan tiga poin, beda satu angka dari Australia dan tiga angka dari Jepang di puncak klasemen sementara.

Editor : Tjatur Wiharyo