


BELO HORIZONTE, KOMPAS.com - Sebuah produk minuman kaleng terkemuka memutus kontrak Ronaldinho Gauco. Sebabnya, sangat remeh. Tapi, fatal.
Coca Cola resmi mengakhiri kerja sama dengan Ronaldinho. Pasalnya, eks bomber AC Milan dan Barcelona itu melakukan jumpa media saat dipresentasikan sebagai pemain Atletico Mineiro sebulan lalu, dengan dua kaleng Pepsi --kompetitor bebuyutan Coca Cola-- di depannya.
Dalam pernyataan resminya yang dilansir koran Spanyol, Marca, manajemen minuman ringan itu beralasan pemutusan kontrak itu terjadi karena pelanggaran yang sudah jelas tertera dalam klausul kontraknya.
Seperti diprediksi media lokal Brasil, Coca Cola membayar jasa Dinho 750.000 dollar AS (sekitar Rp 7,5 miliar) per tahun. Kontrak diteken pada November 2011 dan sebenarnya baru akan berakhir hingga Piala Dunia 2014.
Sementara Mineiro membeli jasa Ronaldinho, empat hari setelah pemain itu memutuskan meninggalkan Flamengo yang telat membayarkan gajinya.
