


GDANSK, KOMPAS.com — Sejumlah fans Yunani riuh bersiul ke arah Angela Merkel jelang pertandingan Jerman versus tim "Negeri Mitologi", Jumat atau Sabtu (23/6/2012) dini hari WIB. Namun, Kanselir Jerman yang menikmati tawa pada saat peluit terakhir.
Aroma politik dan ekonomi kental saat perempat final di Stadion Gdansk Arena dilangsungkan.
Setelah kondisi ekonomi Yunani terpuruk dalam setahun ini, Jerman berkeras agar negara itu melakukan langkah-langkah penghematan jika menginginkan dana talangan (bail out) dikucurkan.
Tahu sudah kalah lebih dulu, rakyat Yunani berusaha mengembalikan kepercayaan diri di lapangan hijau. Kemenangan atas tim "Panser" akan membuat negara itu bangkit dan melupakan keterpurukan ekonomi, meski hanya untuk sehari.
Suporter Jerman tak mau kalah. Jelang pertandingan, sejumlah fans "Die Nationalmannschaft" membentangkan spanduk bertuliskan, "Kalian boleh mendapatkan dana miliaran, tapi tidak untuk trofi." Bahkan, spanduk itu dilengkapi gambar trofi Euro.
Di Athena, ratusan warga menyaksikan siaran langsung di layar raksasa. Ketika skor berubah 1-1, mereka berjingkrak-jingkrak di atas tempat duduk dan menginjak kaca-kaca yang telanjur pecah di lantai.
Para pengemudi taksi membunyikan klakson selama beberapa menit. Kontan senyap ketika Jerman mencetak tiga gol setelahnya.
Dalam sebuah kafe di Athena, banyak pengunjung yang menyindir dan setengah mengejek ketika layar televisi mempertontonkan selebrasi Merkel. Bahkan, beberapa di antaranya mengucapkan kata-kata yang tak terpuji.
Di Berlin, para pencinta timnas Jerman menyemut dengan bendera kebanggaan negara itu di Gerbang Brandenburg. Penyelenggara memperkirakan 400.000 orang hadir menyaksikan siaran langsung Jerman versus Yunani.
"Der Panzer" pun genap meremukredamkan tim "Negeri Mitologi" dengan skor 4-2. Luar dalam.
