PSSI Diimbau Eksiskan Kompetisi Usia Dini - Kompas.com

PSSI Diimbau Eksiskan Kompetisi Usia Dini

Kompas.com - 22/06/2012, 22:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Forum Pengprov Pengprov (FPP) yang diwakili Sekertaris Umum Pengrov Daerah Istimewa Yogyakarta, Dwi Irianto, mempertanyakan alasan PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin yang menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) untuk menggelar kejuaraan antar-Kabupaten di bawah usia 22 tahun pada Oktober 2012 nanti.

Dwi menyebut, ketimbang membuat kejuaraan baru, PSSI versi Djohar seharusnya menjalankan kompetisi yang sudah ada, seperti liga amatir U-21 atau turnamen yunior tingkat U-14 ke bawah.

"Buat apa buang-buang waktu dan tenaga untuk membentuk turnamen baru. Masih banyak turnamen usia muda di Indonesia yang saat ini statusnya belum jelas. Lebih baik itu yang dipikirkan," tandas Dwi kepada wartawan di Kantor PSSI-KPSI, Senayan, Jakarta, Jumat (22/06/2012).

Masalah regulasi juga menjadi pertimbangan FPP. Dengan mendirikan turnamen baru, menurut Dwi, berarti akan ada regulasi dan kebijakan baru. Padahal, dalam kondisi saat ini, dimana organisasi sepak bola Indonesia tengah dikendalikan oleh Komite Bersama (Joint Committee), PSSI pimpinan Djohar sejatinya tak diperbolehkan membuat keputusan atau kebijakan baru termasuk soal membentuk kompetisi.

"Itu 'kan sudah ada dalam kesepakatan MoU antara PSSI Djohar dan PSSI La Nyala. Mereka seharusnya sudah tahu. Saat Task Force (satuan tugas) AFC membentuk JC, maka segala keputusan sudah harus melewati JC. Djohar tidak bisa mengambil langkah sepihak," ucap Dwi.

JC sejauh ini belum mengambil langkah apa pun. Komite yang terdiri dari empat perwakilin PSSI versi Djohar dan empat dari PSSI La Nyala itu masih menunggu mandat dari FIFA, AFC maupun Task Force AFC. Seperti yang diungkapkan salah satu anggota JC, Hinca Panjaitan, kemarin (21/06/2012), mandat itu diperkirakan baru akan diberikan pada akhir bulan ini.

EditorDaniel Sasongko

Terkini Lainnya

Madura United Geram karena Denda Rp 30 Juta dan Tak Bisa Banding

Madura United Geram karena Denda Rp 30 Juta dan Tak Bisa Banding

Liga Indonesia
Gagal di Piala AFF U-15, Pelatih Timnas U-16 Bakal Cari Pemain Baru

Gagal di Piala AFF U-15, Pelatih Timnas U-16 Bakal Cari Pemain Baru

Liga Indonesia
Presiden Madura United Sindir Niat PSSI Gunakan Wasit Asing

Presiden Madura United Sindir Niat PSSI Gunakan Wasit Asing

Liga Indonesia
Juventus 'Nyicil' untuk Rekrut De Sciglio

Juventus "Nyicil" untuk Rekrut De Sciglio

Liga Italia
Menang Adu Penalti, LKG-SKF Terus Melaju di Gothia Cup 2017

Menang Adu Penalti, LKG-SKF Terus Melaju di Gothia Cup 2017

Liga Indonesia
Eki Taufik: Sebenarnya Tidak Harus Pakai Wasit Asing, Asalkan…

Eki Taufik: Sebenarnya Tidak Harus Pakai Wasit Asing, Asalkan…

Liga Indonesia
Tiba di London, Morata Ungkap Alasan Bela Chelsea

Tiba di London, Morata Ungkap Alasan Bela Chelsea

Liga Inggris
Raphael Maitimo Ingin Kalahkan Mantan Klub

Raphael Maitimo Ingin Kalahkan Mantan Klub

Liga Indonesia
Luis Milla Targetkan Kemenangan Saat Lawan Mongolia

Luis Milla Targetkan Kemenangan Saat Lawan Mongolia

Liga Indonesia
Lawan Mongolia Tidak Ada Kata Seri atau Kalah bagi Indonesia

Lawan Mongolia Tidak Ada Kata Seri atau Kalah bagi Indonesia

Liga Indonesia
Persegres Akan Jamu Sriwijaya FC dan Bali United di Stadion Surajaya

Persegres Akan Jamu Sriwijaya FC dan Bali United di Stadion Surajaya

Liga Indonesia
Bhayangkara FC Enggan Meremehkan Mitra Kukar

Bhayangkara FC Enggan Meremehkan Mitra Kukar

Liga Indonesia
Berkah Mandi Es di Dalam Tong Sampah bagi Arsenal

Berkah Mandi Es di Dalam Tong Sampah bagi Arsenal

Liga Inggris
Pemain Muda Persela Ini Menyesal Dapat Kartu Merah Pertama

Pemain Muda Persela Ini Menyesal Dapat Kartu Merah Pertama

Liga Indonesia
Pernyataan Pelatih Mongolia Jelang Lawan Indonesia

Pernyataan Pelatih Mongolia Jelang Lawan Indonesia

Liga Indonesia

Close Ads X