

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal PSSI Tri Goestoro mengungkapkan AFC saat ini masih menunggu keputusan FIFA terkait tenggat waktu yang diberikan kepada Indonesia untuk menyelesaikan kisruh sepak bola nasional.
Jika keputusan itu sudah keluar, AFC baru akan dapat memberikan jawaban mengenai pelaksanaan kerja Komite Bersama (Joint Committee) PSSI. Dalam rapat komite eksekutif di Zurich, Swiss pada 30 Maret 2012, FIFA memutuskan sejumlah hal, termasuk kisruh sepak bola Indonesia yang sebelumnya juga dibahas dalam sidang Komite Asosiasi FIFA.
Dalam keputusannya, FIFA meminta agar PSSI benar-benar menyelesaikan dualisme kompetisi hingga 15 Juni 2012. Namun, sebelum deadline itu, kedua kubu yang bertikai, yakni PSSI dan KPSI sepakat untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) alis nota kesepahaman untuk menyelesaikan kisruh secara bersama pada 7 Juni lalu di Kuala Lumpur, Malaysia. Meski demikian, masalah tersebut dikabarkan akan tetap dibahas pada rapat komite darurat FIFA.
"Masalah deadline akan tetap dibicarakan di komite darurat berdasarkan laporan task force AFC mengenai nota kesepahaman kemarin. Jadi, AFC sekarang masih menunggu keputusan itu. Setelah keluar, baru mereka akan dapat memberikan jawaban terkait kinerja Komite Bersama," ujar Tri di Kantor PSSI, Jakarta, Rabu (20/6/2012).
Tri mengatakan, keputusan itu kemungkinan akan keluar dalam beberapa hari ke depan. Ia yakin FIFA tidak akan memberikan sanksi, karena kedua kubu telah bersepakat menyelesaikan permasalahan sepak bola Indonesia sebelum deadline FIFA.
"Mungkin keputusan (FIFA) itu keluar satu, dua hari ke depan. Jadi, kita tunggu saja," kata Tri.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin mengaku yakin FIFA tidak akan memberikan sanksi kepada Indonesia. Keyakinan itu berdasarkan penandatangan MoU beberapa waktu lalu.
Bahkan, ia menilai, dengan adanya MoU itu, otomatis dualisme kompetisi maupun organisasi sudah selesai dan persoalan tersebut tidak akan dibawa ke rapat Komite Darurat FIFA. Adapun, MOU tersebut berisikan kesepakatan untuk membentuk Komite Bersama (Joint Committe) PSSI untuk menyatukan kompetisi ISL dan IPL, kepengurusan, hingga masalah pengembalian empat posisi Exco PSSI yang diberhentikan, yakni La Nyalla Mattalitti, Robert Rouw, Dwi Budiawan, dan Toni Apriliani, dan evaluasi statuta yang akan dibicarakan di kongres akhir tahun 2012 ini.
