

JAKARTA, KOMPAS.com - Asisten Pelatih tim nasional U-22, Widodo Cahyono Putro mengaku performa anak asuhnya hingga saat ini belum maksimal. Skuad yang dipersiapkan untuk melakoni babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 itu, kata Widodo, masih memerlukan sejumlah pemain berpengalaman, yang sebagian besar berkompetisi di Indonesian Super League (ISL).
Pendapat itu dikemukakan Widodo menanggapi hasil uji coba skuad "Garuda Muda" melawan Persibangga Purbalingga, Minggu (17/6/2012). Meski mampu meraih kemenangan 1-0, timnas dinilai belum optimal karena sejumlah pemain berpengalaman belum mengikuti training camp di Yogyakarta.
"Kita sudah melakukan ujicoba kemarin, tetapi hasil pertandingan itu memang belum menggambarkan timnas secara keseluruhan, karena pemain-pemain dari ISL belum ada satu pun yang datang," ujar Widodo saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Selasa (19/6/2012).
Widodo mengungkapkan, tim pelatih padahal sudah memberikan undangan bagi para pemain di sejumlah klub-klub ISL pada jauh-jauh hari. Akan tetapi, ia mengaku, hingga saat ini belum ada satu pun respons dari sejumlah klub itu atas pemanggilan tersebut.
"Jadi, Saya harapkan mereka bisa segera bergabung supaya latihan kita bisa lebih fokus lagi. Sekarang ini kan kita ketar-ketir, karena para pemain yang dipanggil belum ada yang datang seperti. Padahal, waktu turnamen itu sudah semakin dekat," kata Widodo.
Masalah pemanggilan pemain ISL ini terus menjadi problem bagi timnas dalam beberapa bulan terakhir. Awalnya, masalah itu hadir karena adanya kisruh dualisme kompetisi dan organisasi di sepak bola nasional. Sejumlah klub ISL melarang pemainnya bergabung ke timnas. Namun, meskipun kedua kubu yang bertikai sudah sepakat untuk berdamai beberapa waktu lalu, problem itu belum juga terselesaikan hingga saat ini.
Belum ada langkah nyata dari KPSI untuk menyelesaikan persoalan para pemain timnas yang sebagian besar berkeinginan untuk membela skuad "Merah Putih". Sementara, PSSI melalui Ketua Umum Djohar Arifin Husin di Jakarta, Senin (18/6/2012) petang, mengatakan, pihaknya tidak akan mengintervensi dan telah menyerahkan sepenuhnya masalah pemanggilan tersebut kepada pelatih.
"Kalau dari pelatih sudah jelas kita sudah memanggil semua pemain yang dinilai mumpuni termasuk dari ISL dari beberapa waktu lalu. Jadi, kalau seperti ini sudah diluar batas kami para pelatih. Intinya kita sangat berharap, agar mereka bisa segera bergabung untuk membela bangsa ini," tegas Widodo.
