Minggu, 19 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Judi Bola Piala Eropa, 9 Warga Diciduk
Penulis: Achmad Faizal | Senin, 18 Juni 2012 | 16:27 WIB
Dibaca:
|
Share:
AFP/CHRISTOF STACHE
Penyelenggaraan Piala Eropa 2012 di Ukraina dan Polandia dimanfaatkan sebagian orang, termasuk di Indonesia, sebagai ajang judi.

SURABAYA, KOMPAS.com - Sembilan orang pencinta bola warga Kota Surabaya terpaksa tidak dapat menyaksikan tim kesayangannya berlaga di lanjutan turnamen Piala Euro 2012. Mereka terlebih dahulu tertangkap polisi saat memasang taruhan untuk prediksi kemenangan tim jagoannya.

Sembilan pecinta bola yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu masing-masing Kusman (28), Ketut Puja Yasa (48), Srianto (29), Fajar (28), Mulyadi (48), Sholeh (29), Zunaidi (31), Taufik Budi (47), dan Mujiono (32). Mereka semua merupakan warga Kota Surabaya.

''Awalnya penangkapan dilakukan pada salah seorang pengecer, Ketut Puja Yasa (48), lalu kami kembangkan penangkapan pada 8 penjudi lainnya,'' kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Hendri Umar, Senin (18/6/2012).

Dalam penangkapan tersebut, barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka adalah uang tunai sebesar Rp 10 juta lebih dan sembilan unit telepon seluler. ''Modusnya, para pemasang taruhan dan pihak pengecer berkomunikasi melalui ponsel,'' Jelas Hendri.

Kesembilan tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk dilakukan penyidikan demi menguak bandar besar di balik taruhan judi bola itu. Sementara para tersangka dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun.

Dia mengakui, tingginya atensi masyarakat menyaksikan pertandingan Piala Eropa tahun ini memang berpotensi memunculkan praktik judi. Maka, pihaknya sengaja meningkatkan pengawasan kepada masyarakat di semua kalangan. Menurut dia, judi bola tidak hanya dilakukan oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah, namun juga oleh kalangan menengah ke atas.

Editor : Hery Prasetyo