Selasa, 21 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
PSSI Tunjuk Todung Jadi Ketua Komite Bersama
Penulis: Ary Wibowo | Senin, 18 Juni 2012 | 15:41 WIB
Dibaca:
|
Share:
Persda/Bian Harnansa
Todung Mulya Lubis

JAKARTA, KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menunjuk Todung Mulya Lubis sebagai Ketua Komite Bersama (Joint Committe) untuk menyelesaikan persoalan dualisme kompetisi sepak bola nasional. Bersama Todung, PSSI juga menunjuk tiga orang lainnya sebagai anggota komite, yaitu Deputi Sekjen Bidang Kompetisi PSSI Saleh Ismail Mukadar, Wakil Ketua Komisi Disiplin Catur Agus Saptono, dan CEO PT. LPIS Widjajanto.

Komite Bersama PSSI dibentuk setelah kedua kubu yang bertikai, yakni PSSI dan Persatuan Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) setuju untuk menandatangani nota kesepahaman beberapa waktu lalu di Kuala Lumpur, Malaysia. Komite yang berisikan anggota dari tiap pihak itu bertugas untuk mengevaluasi IPL dan ISL agar secepatnya membentuk satu-satunya liga sepak bola tertinggi di Indonesia.

Komite akan bekerja di bawah pengawasan dan bekerja sama dengan satuan tugas AFC Indonesia, dan bertanggungjawab untuk bekerja sama dengan FIFA dan AFC untuk memeriksa statuta PSSI dan masalah keorganisasian lain. Komite bersama ini terdiri dari, Ketua yang ditunjuk PSSI, wakil Ketua yang ditunjuk oleh ISL/KPSI, dan enam anggota, yang terdiri dari tiga perwakilan PSSI dan ISL/KPSI.

Salah satu wakil, Catur Agus Saptono, mengakui penunjukkan itu namun menjelaskan bahwa mereka baru akan bergerak setelah memperoleh arahan dari satgas AFC dan ketua komite.

"Saya dengar memang begitu (nama-nama perwakilan PSSI di Komite Bersama). Tetapi, kita masih menunggu dari task force AFC, dan juga dari Bapak Ketua, Todung Mulya Lubis," ujar Catur kepada wartawan saat dikonfirmasi mengenai rencana kerja tim Komite Bersama PSSI di Jakarta, Senin (18/6/2012).

Perwakilan PSSI ini nantinya akan berkerja sama dengan perwakilan dari KPSI yang sudah menunjuk empat nama, yakni Djoko Driyono, Djamal Aziz, Hinca Panjaitan, dan Togar Manahan Nero. Mereka akan bekerja sama untuk menyiapkan agenda kongres PSSI, yang akan membahas perubahan statuta dan penyatuan ISL dan IPL pada akhir tahun ini.

Editor : Caroline Damanik