Rabu, 22 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kelemahan Inggris: Bola Mati
Penulis: Ferril Dennys | Minggu, 17 Juni 2012 | 01:37 WIB
Dibaca:
|
Share:
DANIEL SANNUM LAUTEN / AFP
Pelatih Inggris, Roy Hodgson (kanan), sedang berdiskusi dengan kapten tim, Steven Gerrard.

KYIV, KOMPAS.com - Kapten Inggris, Steven Gerrard, berpendapat, lini pertahanan timnya terlihat lemah saat mengantisipasi bola mati. Oleh karena itu, Gerrard berharap, barisan pertahanan "The Three Lions" lebih solid saat tampil dalam laga pamungkas Grup D Piala Eropa melawan Ukraina, Selasa (19/6/2012).

Pernyataan Gerrard mengacu penampilan "The Three Lions" saat membungkam Swedia dengan skor 3-2, Jumat (15/6/2012). Dua gol yang diciptakan Swedia memang membuktikan lemahnya barisan pertahanan John Terry dan kawan-kawan dalam mengantisipasi tendangan bebas.

Swedia yang sempat tertinggal terlebih dulu melalui gol Andy Carroll mampu mencetak gol balasan setelah Glen Johnson melakukan gol bunuh diri. Gol berawal dari sebuah tendangan bebas Zlatan Ibrahimovic yang berhasil dimanfaatkan Olof Mellberg. Sepakan Mellberg sempat berhasil diblok Joe Hart. Namun, tepisan Hart malah mengenai badan Johnson. Sementara gol kedua Swedia bermula dari tendangan bebas Sebastian Larsson yang mampu ditanduk Mellberg pada menit ke-59.

"Ada yang salah dalam pertandingan itu. Kami ceroboh dalam mengantisipasi tendangan bebas. Ketika tim unggul terlebih dulu dalam sebuah pertandingan internasional, yang terpenting adalah tim tetap solid. Jangan membuat kesalahan," beber gelandang Liverpool tersebut.

Setelah tertinggal 1-2, Roy Hodgson memasukkan Theo Walcott. Hasilnya, baru tiga menit bermain, Walcott berhasil membobol gawang Swedia. Gelandang Arsenal itu juga yang menciptakan assist gol yang diciptakan Welbeck. Inggris pun akhirnya meraih kemenangan dengan skor 3-2. (SW)

Editor : Daniel Sasongko