


DONETSK, KOMPAS.com — Pelatih Ukraina, Oleg Blokhin, merasa ironis dengan kekalahan timnya atas Perancis 0-2, Jumat atau Sabtu (16/6/2012) dini hari WIB. Menurutnya, anak-anak asuhannya sudah tampil cukup baik. Tetapi, tetap saja Ukraina menyerah di tangan Perancis.
"Saya puas dengan penampilan para pemain. Tetapi, segala ketidakberuntungan membuat semua rencana kami berantakan. Kami gagal mencetak gol ke gawang Perancis," jelas Blokhin.
Blokhin sendiri membantah jika pasukannya sudah merasa puas ketika menang melawan Swedia di laga perdana. Sang pelatih tahu jika Perancis lebih kuat daripada Swedia.
"Kemenangan atas Swedia tidak menjamin apa pun untuk kami. Jadi, jika kami anggap sudah dapat melaju ke perempat final, itu jelas sebuah kesalahan," lanjutnya.
Pada pertandingan itu sendiri, laga sempat ditunda hampir sejam karena cuaca buruk di Donetsk. Menurut Blokhin, Perancis lebih siap bermain seusai laga kembali dilanjutkan.
"Kami dan Perancis menghadapi sebuah situasi yang sama. Tapi mungkin Perancis cepat beradaptasi dengan cepat. Yang jelas, Perancis merupakan salah satu klub terbaik di dunia dan favorit pada turnamen ini," pungkas Blokhin.
