Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
MU Batalkan Penawaran Saham di Singapura?
Jumat, 15 Juni 2012 | 15:13 WIB
Dibaca:
|
Share:
BBC Indonesia/Reuters
Gerai atribut yang dimiliki klub Liga Primer Manchester United di Singapura.

KOMPAS.com - Klub sepak bola Manchester United dilaporkan akan memindahkan rencana penjualan saham perdana dari Singapura ke Amerika Serikat. Perubahan rencana klub asuhan Sir Alex Ferguson tersebut antara lain diberitakan oleh harian The New York Times, koran ekonomi Financial Times, dan kantor berita Reuters.

Tadinya Manchester United akan melepas saham senilai US$1 miliar di Bursa Saham Singapura. Baik Manchester United maupun Bursa Saham Singapura menolak memberikan komentar ketika dihubungi BBC.

Kantor berita Bloomberg menyebutkan perpindahan penawaran saham dari Singapura ke Amerika Serikat mungkin untuk mendapatkan nilai saham yang lebih tinggi.

Tertunda

Meski demikian, beberapa analis mengatakan Malcolm Glazer, pengusaha Amerika Serikat pemilik Manchester United, mungkin lebih memilih saham kelas ganda (dual-class share structure). Para investor Amerika Serikat lebih terbiasa dengan struktur ini, yang mencakup saham-saham yang tidak memiliki hak suara.

Nama keluarga Glazer sangat dikenal di Amerika Serikat sebagai pemilik klub Tampa Bay Buccaneers dan First Allied Corp, perusahaan yang memiliki dan menyewakan pusat-pusat perbelanjaan. Manchester United mendapatkan lampu hijau untuk menjual saham di Singapura September 2011, namun proses penawaran ke publik tertunda oleh situasi pasar saham yang tidak menentu.

Antusiasme investor membeli saham United antara lain juga terganggu oleh krisis keuangan di Eropa. Langkah United menjual saham di Singapura sempat dipuji beberapa kalangan sebagai langkah strategis United untuk menjangkau pendukung, yang jumlahnya mencapai jutaan di Asia Timur.

Sumber :
BBC Indonesia
Editor : Caroline Damanik