Sabtu, 25 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
"Menurunkan Fabregas Lebih Tepat Ketimbang Torres"
Penulis: Ary Wibowo | Senin, 11 Juni 2012 | 04:43 WIB
Dibaca:
|
Share:
Daylife/Reuters
Pelatih tim nasional Spanyol, Vicente Del Bosque, dalam konferensi pers di Schruns, 27 Mei 2012.

GDANSK, KOMPAS.com - Pelatih Spanyol, Vicente Del Bosque menilai memainkan Cecs Fabregas sebagai starter saat melakoni laga perdana Grup C melawan Italia, Minggu (10/6/2012), adalah opsi terbaik. Menurut pelatih berusia 61 tahun, Fabregas adalah gelandang serbabisa yang juga dapat ditempatkan sebagai target man di lini depan.

Formasi Del Bosque saat melawan Italia itu mengejutkan banyak kalangan. Pasalnya, mantan pelatih Real Madrid tersebut sama sekali tidak memainkan striker murni dalam laga yang berakhir 1-1 itu. Padahal, Spanyol memiliki sejumlah bomber seperti Fernando Torres, Fernando Llorente, maupun Alvaro Negredo. Awalnya, banyak yang meragukan keberhasilan skema aneh Del Bosque.

"Cesc mampu bermain baik pada posisi itu. Ketika Torres masuk, pertandingan memang lebih terbuka, dan kami mempunyai banyak peluang mencetak gol. Kita tunggu saja apakah sistem ini akan bekerja dengan baik atau tidak," ujar Del Bosque.

Dalam laga tersebut, Del Bosque ingin mendominasi lini tengah dan menjembataninya dengan lini depan. Itu sebabnya Del Bosque menurunkan tiga pemain tengah Barcelona --Xavi Hernandez, Andres Iniesta, dan Fabregas-- plus gelandang serang Manchester City David Silva.

"Saya lebih suka menguasai lini tengah demi mendominasi pertandingan. Silva, Cesc, dan Iniesta telah bermain baik. Apalagi, saya tahu Italia biasanya akan tampil menekan untuk memenangkan laga itu," kata Del Bosque.

Sebelumnya, asisten pelatih Spanyol, Toni Grande, mengungkapkan strategi itu sudah dipikirkan matang-matang. Namun, ia membantah skema itu akan dijadikan formasi tetap Spanyol di laga-laga berikutnya.

"Kami mempertimbangkan tim terbaik untuk setiap pertandingan. Dan, strategi yang tepat akan membuat kami lebih banyak menguasai pertandingan dan kemudian menekan lawan," lanjut Grande.

 

Sumber :
GOAL
Editor : Daniel Sasongko