Kamis, 20 Juni 2013
Tri: KLB Bukan Bentuk Kepengurusan PSSI
Penulis: Ferril Dennys | Jumat, 08 Juni 2012 | 16:45 WIB
Dibaca:
|
Share:
AFC
Perwakilan PSSI, ISL, dan KPSI akhirnya menandatangani kesepakatan (MoU) untuk membangun sepak bola baru Indonesia di Kuala Lumpur, Kamis (7/6/2012). Kesepakatan ini dicapai setelah dimediasi Taskforce AFC, juga dihadiri Ekso FIFA Dato Worawi Makudi (ke-3 dari kiri) dan FIFA Director of MAs Thierry Regenass (ke-2 dari kiri), juga Sekretaris jenderal AFC Dato Alex Soosay (paling kiri).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal PSSI, Tri Goestoro, menyatakan, Kongres Luar Biasa (KLB) bukan untuk mengagendakan pembentukan kepengurusan PSSI yang baru. KLB yang digelar pada 25 September nanti rencananya mengagendakan pengesahan format kompetisi baru dan amandemen statuta PSSI.

"Tidak ada agenda membentuk kepengurusan baru. Dalam statuta PSSI pasal 31 disebutkan bahwa agenda KLB tidak bisa diubah," jelas Tri kepada wartawan di kantor PSSI, Jumat (8/6/2012).

Dari hasil nota kesepahaman yang ditandatangani oleh PSSI dan KPSI di markas AFC di Malaysia, Kamis (7/6/2012), kedua belah pihak sepakat membuat liga sepak bola profesional baru pada musim depan. Rancangan itu akan disusun oleh komite gabungan atau joint committe yang terdiri dari kedua kubu. Komite gabungan itu juga akan bekerja bersama FIFA dan AFC untuk mengevaluasi statuta dan masalah asosiasi lainnya.

"Joint committe nantinya bertugas melaksanakan perubahan rancangan statuta sehingga tidak ada kerancuan interpretasi statuta. Mereka juga akan melakukan verifikasi yang berhak hadir di KLB," beber Tri.

Editor : Hery Prasetyo