


WARSAWA, KOMPAS.com - Gelandang Perancis, Franck Ribery, mengakui bahwa dia dan Arjen Robben bukan teman dekat, meski mereka sama-sama membela Bayern Muenchen.
April lalu, kedua pemain ini sempat cekcok di lapangan saat melawan Real Madrid di semifinal Liga Champions. Bahkan, percekcokan itu berlanjut di ruang ganti.
Meski begitu, mereka saling menghormati. Mereka juga tetap bisa bersikap profesional dan saling bekerja sama saat bermain.
"Kami tidak berkawan secara dekat. Tapi, kami saling menghormati. Kami berdua benar-benar berbeda," terang Ribery saat diwawancara majalah Kicker.
Kedua pemain ini sebenarnya tampil bagus dan membawa Bayern ke final Liga Champions. Namun, pada partai final di kandang mereka sendiri, Allianz Arena, Bayern kalah dalam adu penalti. Padahal, mereka sebenarnya lebih dominan. Bahkan, Bayern berpeluang menang dan menghindari adu penali, jika saja tendangan penalti Robben tidak gagal.
Kegagalan tersebut membuat Ribery dan Robben amat kecewa, begitu juga Bayern dan seluruh pendukungnya. "Aku kira itu final kami, trofi kami. (Di akhir pertandingan) Aku hanya bisa berebah di lapangan, semangatku hancur, begitu juga badanku, segalanya terasa hancur," sesal Ribery.
