Kamis, 2 Oktober 2014

Bola / Internasional

Kostum Ronaldo dan Van Persie Mengandung Nikel

Kamis, 7 Juni 2012 | 04:04 WIB

BRUSSELS, KOMPAS.com — Organisasi Konsumen Eropa (BEUC) menguji sembilan kostum resmi tim Piala Eropa 2012 dan menemukan adanya kandungan sejumlah zat berbahaya, yaitu nikel di kostum Cristiano Ronaldo dan Robin van Persie.

"Setelah menguji sembilan kaus resmi Piala Eropa 2012, ditemukan kandungan kimia dengan kadar mengkhawatirkan pada semua (kaus tersebut). Timbal, yang adalah logam berat, ditemukan pada enam dari sembilan kaus yang dites," ujar BEUC.

"Pada kostum dari Spanyol dan Jerman, kadar timbal melampaui batas yang direkomendasikan untuk produk anak-anak. Ronaldo, Van Persie, dan rekan-rekan mereka dari Portugal dan Belanda akan memakai kostum yang mengandung nikel."

"Kostum tuan rumah Polandia harus dilarang beredar karena mengandung senyawa organotin (digunakan untuk mencegah bau keringat) dalam dosis yang melebihi batas legal. Organotin bisa menjadi racun untuk sistem saraf."

"Pada kostum Spanyol dan Italia ditemukan adanya nonylphenol (yang bisa mengganggu sistem endokrin dan tak boleh terkandung dalam limbah karena punya efek merusak lingkungan)," demikian pernyataan BEUC.

"Pencinta sepak bola membayar sampai 90 euro untuk mendapatkan kostum tim kesayangan mereka. Setidaknya mereka harus mendapatkan produk berkualitas dan aman. Sulit dijelaskan kenapa logam berat digunakan pada produk massal. Ini jelas merupakan pelanggaran dari produsen karena menggunakan bahan yang berbahaya baik untuk manusia maupun lingkungan," tambah Direktur Jenderal BEUC, Monique Goyens.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Tjatur Wiharyo
Sumber: