


LIVERPOOL, KOMPAS.com — Joey Barton akhirnya bisa bernapas lega. Gelandang Queens Park Rangers itu dibebaskan oleh pihak kepolisian setelah ditahan atas tuduhan terlibat dalam perkelahian di sebuah kelab malam di Liverpool, Senin (4/6/2012) dini hari waktu setempat.
Pihak kepolisian wilayah Merseyside mengonfirmasi, Barton ditangkap sore hari sebelumnya atas insiden yang juga melibatkan beberapa orang. Namun, setelah diperiksa, Barton dinyatakan tak bersalah dan bisa langsung pulang.
"Dua orang pria berusia 21 tahun ditangkap pada Senin dini hari. Lalu, dua orang lagi yang masing-masing berusia 20 tahun dan 29 tahun (Barton) ditangkap Senin sore. Dua pria berusia 21 tahun dan seorang pria berusia 20 tahun telah dimintai keterangan di kantor polisi. Ketiganya bebas dengan jaminan," kata juru bicara Kepolisian Merseyside seperti dilansir Sportsmail.
Pada saat ketiga pria yang ditengarai mengeroyok Barton itu bebas, sang pemain justru masih berada di kantor polisi untuk dimintai keterangan. Namun, beberapa saat berselang, juru bicara Kepolisian Merseyside memberikan keterangan lebih lanjut.
"Seorang pria berusia 29 tahun (Barton) ditangkap, tetapi sudah dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut," tambahnya.
Setelah bebas, Barton "berkicau" di akun jejaring sosialnya.
"Saya mendapat pukulan di kepala bagian belakang. Tidak ada cedera. Hanya ada luka lebam kecil di dekat telinga. Saya mendapat kejadian buruk, tetapi hidup terus berjalan. Tidak ada keinginan untuk menuntut secara hukum," tutupnya.
