Jumat, 18 April 2014
Rodgers: Liverpool akan Bermain Menyerang
Jumat, 01 Juni 2012 | 17:13 WIB
Dibaca:
|
Share:
AFP/ANDREW YATES
Manajer baru Liverpool, Brendan Rodgers.

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Beberapa saat setelah diumumkan sebagai manajer Liverpool, Brendan Rodgers langsung meladeni wawancara. Kepada liverpool.tv, dia mengungkapkan banyak hal, termasuk ambisi dan rencananya.

Rodgers sudah dalam beberapa hari disebut-sebut bakal menangani "The Reds". Pelatih asal Irlandia Utara ini dinilai punya kapasitas membesarkan Liverpool, tapi juga ada yang meragukannya. Berikut hasil wawancaranya.

Bagiamana rasanya menjadi pelatih baru klub terkenal?

"Seperti yang Anda bayangkan, saya sangat bangga dan merasa sangat diberkati untuk ditunjuk (sebagai manajer Liverpool) hari ini. Ini benar-benar klub dengan tradisi dan sejarah luar biasa dan saya sangat, sangat bangga serta merasa terhormat ditunjuk sebagai manajer."

Tentang rencana klub, bagaimana pendapat Anda?

"Pertama-tama, saya ingin menyebut Kenny Dalglish yang merupakan pribadi hebat. Dia benar-benar pemain terbaik dalam sejarah klub ini dan seseorang yang mengangkat nama Liverpool. Dia telah merawat klub ini melewati masa-masa sulit dan juga menghadirkan kebahagiaan bagi suporter di sini, baik saat menjadi pemain maupun manajer. Saya ingin memberi penghormatan besar kepadanya karena dia adalah duta sepak bola klub ini."

"Tapi, saya punya taktik yang berbeda dan pribadi berbeda. Pemilik (Liverpool) sangat senang menatap masa depan dan mereka menginginkan mendatangkan orang yang bisa menjaga tradisi Liverpool, bermain menyerang, dan juga mewakili nilai-nilai klub di luar lapangan."


Seberapa berat Anda meninggalkan Swansea?

"Selalu sulit. Saya selalu mengatakan ingin meninggalkan Swansea City suatu hari nanti, tapi jika saya mendapat pekerjaan di klub besar. Saya memiliki hubungan yang fantastis dengan ketua klub dan para suporter, juga membuat sejarah bersama. Kami klub Wales pertama yang bermain di Premier League. Tapi, tawaran Liverpool sangat menarik dan fenomenal. Anda tinggal melihat fakta bahwa mereka sudah menjuarai lima Liga Champions. Beberapa pemain dan manajer hebat pernah membela klub ini. Ingat saja Toshack, Keegan, Rush, Dalglish, Hansen, dan Lawrenson, Shankly, dan Paisley. Kemudian, di masa kini ada Steven Gerrard dan Jamie Carragher. Ini klub yang penuh sejarah dan tradisi, juga semangat."

Bagaimana Anda menggambarkan filosofi sepak bola Anda?

"Filosofinya berdasarkan pada permainan menyerang dalam pertandingan. Banyak yang mengajukan pertanyaan itu kepada saya. Saya selalu menjawab bahwa ini tentang permainan menyerang dan kreatif, tapi juga dengan disiplin taktik. Jika Anda melihat Swansea dalam beberapa tahun terakhir, mereka memakai pendekatan permainan menyerang, tapi tak melupakan pertahanan. Kami sering selamat dari kebobolan dan memiliki rekor bertahan yang baik."

"Itulah prinsip klub ini. Ini klub yang berdasarkan pada sepak bola menyerang, menekan, dan cepat. Tapi, saya ulangi, sangat penting juga memiliki kedisiplinan dalam taktik. Filosofi dan prinsip Anda akan selalu diatur oleh pemain. Ada skuad hebat di sini. Namun, tak menutup kemungkinan saya bhutuh dua atau tiga pemain baru."


Siapa yang memengaruhi karier manajer Anda?

"Saya merupakan murid dari pertandingan. Saya sudah melatih dan memanajeri klub selama 20 tahun dan banyak bepergian sebagai pelatih. Saya memiliki filosofi dan visi yang sudah jelas sejak muda. Kakek saya merupakan suporter fanatik Liverpool, demikian juga ayah saya. Maka, saya juga melihat pertandingan Liverpool di era 1970-an dan awal 1980-an."

"Tentu saja filosofi (Johan) Cruyff sangat saya kenal karena ayah saya mengaguminya. Begitu menjadi pelatih sepak bola, saya memadukan filosofi sepak bola Inggris dan Eropa. Pengaruh terbesar adalah Jose Mourinho, murni karena dia memberi saya kesempatan. Saya belajar banyak hal dari Jose Mourinho. Dia orang hebat. Hal terbesar yang ia lakukan untuk saya adalah memberi kesempatan untuk melatih dan menunjukkan kepercayaan kepada saya. Dia memberi kesempatan kepada saya untuk bekerja dengan pemain-pemain hebat."


Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk menerapkan filosofi sepak bola Anda di Liverpool?

"Tak ada keraguan, tetap butuh waktu. Saya sangat realistis. Tentu akan butuh beberapa tahun (untuk menerapkan filosofinya) dilihat dari kondisi tim sekarang. Butuh beberapa investasi juga dan saya butuh waktu untuk bekerja. Tapi, tentu kami dalam bisnis untuk memenangkan pertandingan. Itu sangat penting. Tapi, filosofi dan gaya ini sudah ada dalam DNA saya dan klub. Semoga kami bisa segera menerapkannya dalam beberapa tahun ini."


Apa yang bisa Anda janjikan kepada suporter Liverpool?

"Saya ingin mengatakan bahwa saya merasa terhormat dan terberkati menjadi manajer Anda. Semua yang bisa saya janjikan adalah, saya akan terus berjuang dalam hidup saya untuk klub ini. Keluarga saya akan pindah ke daerah sini, agar mengerti klub sepak bola dan orang-orang di Liverpool. Saya ingin membawa Liverpool kembali ke peta terbaik sesukses sebelumnya."

 

Editor : Hery Prasetyo