Selasa, 16 September 2014

Bola / Piala Eropa

"Go Green" ala Lima Kontestan Euro 2012

Jumat, 25 Mei 2012 | 22:34 WIB

 JAKARTA, KOMPAS.com - Ramah lingkungan jadi salah satu tema perusahan aparel Nike dalam turnamen Euro 2012 Juni mendatang.

Perusahaan asal Amerika Serikat tersebut kali ini telah meluncurkan kostum resmi dengan teknologi ramah lingkungan yang akan dikenakan lima tim peserta, yakni Belanda, Perancis, Portugal, Polandia, dan Kroasia. Perwakilan Nike Indonesia, Arie Wijayanti mengatakan penerapan teknologi tersebut sesuai dengan komitmen Nike untuk mengkombinasikan dukungan terhadap performa atlet dengan mengurangi serendah mungkin dampak perusak lingkungan. Bahan-bahan kain yang digunakan untuk celana pendek seragam tersebut dibuat dari 100 persen polyester daur ulang.

"Jika kita menggunakan benang, akan dapat menghabiskan bahan dasarnya. Apalagi, pemain pasti akan sering mengganti baju mereka. Jadi, setiap seragam ini menggunakan daur ulang dari kurang lebih 13 botol plastik," ujar Ari saat jumpa pers di Nike Store Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (25/5/2012).

Arie menambahkan, seragam-seragam tersebut dengan menggunakan teknologi "Nike Dri-Fit" untuk mengurangi kelembaban pemain. Selain itu, kain dibuat dari bahan yang 23 persen lebih ringan serta struktur rajutan yang 20 persen lebih kuat dari seragam Nike sebelumnya.

"Seragam ini juga mengedepankan lubang-lubang ventilasi laser-cut untuk memberikan efek-efek pendinginan pada area-area tertentu. Suhu tubuh pemain juga dapat diatur dengan adanya teknologi ini," katanya.

Untuk setiap negara juga diberikan ciri khusus di seragamnya. Belanda tetap didominasi oleh warna oranye, meski ada sedikit penambahan motif berlian di sudut kiri atas dan kanan bawah depan seragam. Di bagian belakang leher juga terdapat tulisan "Nieuwe Meesters" (jagoan/master baru) sebagai bentuk harapan agar tim asuhan Bert van Marwijk dapat meraih kesuksesan di Ukraina-Polandia.

Perancis tetap menggunakan warna biru tua sebagai dasar. Kali ini seragam "Le Bleus" itu menggunakan kerah sebagai ciri negara fashion, sebutan Perancis. Motif dan warna seragam itu diinspirasi dari seragam militer Perancis masa lalu.

Begitu pun dengan Portugal yang tetap menggunakan merah dengan setrip hijau sebagai warga kebesaran Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan. Di bagian dada lambang navigasi tetap menjadi ciri untuk menggambarkan kejayaan negara Portugal sebagai bangsa maritim.

Tidak kalah dengan tiga negara tersebut, dua kuda hitam Euiro 2012, Kroasia dan Polandia, mempunyai ciri khas masing-masing. Merah-putih bermotif papan catur tetap menjadi warna andalan Kroasia. Sementara putih-merah menjadi identitas Polandia yang akan dihiasi lambang negara berupa burung elang di bagian dada. "Desain visual dari seragam setiap federasi diciptakan dari seputar masukan-masukan berharga yang diinspirasi identitas nasional dan budaya masing-masing. Seragam dan celana juga kaya akan detail sejarah dan warisan setiap tim," tukasnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Daniel Sasongko