Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Markus dan Okto Terganjal Izin Masuk Negara
Penulis: Joko Widiyarso | Minggu, 13 Mei 2012 | 17:22 WIB
Dibaca:
|
Share:
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Pemain Indonesia, Oktovianus Maniani (kiri) berselebrasi dan Titus Bonai berselebrasi seusai berhasil mencetak gol ke gawang Kamboja, dalam laga penyisihan Grup A cabang sepak bola SEA Games XXVI/2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2011). Indonesia bermain dengan gemilang dan mengalahkan Kamboja dengan skor 6-0.

BANTUL, KOMPAS.com - Markus Haris Maulana dan Okto Maniani tak masuk dalam daftar pemain yang dibawa ke Palestina untuk melakoni turnamen AL-Nakbah, 13-23 Mei mendatang. Asisten pelatih Timnas Senior, Fabio Oliviera mengatakan, keduanya mengalami kendala administrasi.

Namun demikian, Fabio juga mengatakan bahwa Okto mungkin masih bisa menyusul ke Palestina setelah rampung mengurus dokumen izin masuk atau Visa. Sementara itu, Markus harus menghabiskan lebih banyak waktu.

"Untuk Markus butuh dua minggu untuk mendapatkan visa. Tapi kalau Okto mungkin bisa lebih cepat, jadi dia mungkin akan disusulkan ke Palestina," katanya, Sabtu (12/5/2012).

Okto sempat mengalami perjalanan kontroversial untuk berlatih bersama timnas. Pasalnya, dia berasal dari Persiram Raja Ampat yang berlaga di Indonesia Super League (ISL). Pihak klub juga sempat menyatakan bahwa Okto tidak meminta izin klub terlebih dulu untuk membela timnas.

Sumber :
Tribunnews.com
Editor : Caroline Damanik