Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Ada Asa untuk Di Matteo di Musim Depan?

Kompas.com - 10/05/2012, 11:35 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih sementara Chelsea, Roberto Di Matteo, disebut telah memprediksikan bahwa dirinya akan segera didepak oleh pemilik klub Roman Abramovich. Asa untuk menjadi pelatih tetap musim depan tampaknya kelam meski dia bisa memenangi Liga Champions.

Seorang sumber senior Chelsea mengatakan kepada The Sun bahwa prediksi itu datang usai Di Matteo menemui sejumlah petinggi klub untuk menyampaikan rencana persiapan tim menghadapi musim depan.

"Robbie memastikan semangat untuk menang atas Bayern, meskipun kemungkinannya untuk terdepak tidak tergantung pada apa yang terjadi di Muenchen. Dia telah mencoba kepada jajaran petinggi klub tentang latihan pra-musim untuk musim depan dan hanya diberi sedikit perhatian," ungkapnya.

"Hal ini meyakinkannya bahwa dia benar-benar hanya manajer sementara, untuk mengisi posisi sampai penunjukkan pelatih yang tetap dilakukan," lanjut sang sumber kemudian.

Klub, lanjutnya, diperkirakan akan menunjuk pelatih dengan nama yang sudah tersohor pada musim panas mendatang dan mendepak pelatih asal Italia itu. Klub asal London itu memang dikait-kaitkan dengan bos Barcelona, Pep Guardiola; pelatih tim nasional Perancis, Laurent Blanc; dan mantan manajer Inggris, Fabio Capello.

Namun, Di Matteo dipastikan tak akan berhenti berjuang untuk mengulang sukses Piala FA dengan kemenangan atas Bayern Muenchen di final Liga Champions di Allianz Arena, 19 Mei mendatang, meski akan kecewa jika dia benar-benar didepak.

"Dia tentu sangat kecewa setelah sejumlah keajaiban dikerjakannya di sini sejak menggantikan Andre Villas-Boas pada bulan Maret. Dua putaran final piala adalah keberhasilan yang luar biasa setelah mewarisi kekacauan," katanya.

Sang sumber menyebutkan bahwa prestasi Di Matteo membawa Chelsea memenangi Piala FA sangatlah istimewa. Pada tahun 1997, saat masih bermain untuk tim berjuluk "The Blues" itu, Di Matteo mencetak gol yang luar biasa sehingga menang atas Middlesbrough dan membawa Chelsea mengangkat Piala FA. Kini, pelatih berusia 41 tahun itu memenanginya kembali sebagai seorang manajer.

"Itu menjaminnya menjadi pahlawan bagi para fans namun tetap tidak mampu mengalahkan kekuasaan yang ada. Semua orang tahu bahwa Villas-Boas ditunjuk pada musim panas lalu untuk menyingkirkan para pemain yang lebih tua. Di Matteo telah memperoleh dukungan yang kuat dari para pemain, namun, pada dasarnya, tak ada yang berubah," tuturnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Terkini Lainnya

    Piala Asia U23, Saat Shin Tae-yong Masih Pertanyakan Kinerja Wasit…

    Piala Asia U23, Saat Shin Tae-yong Masih Pertanyakan Kinerja Wasit…

    Timnas Indonesia
    Piala Asia U23 2024: STY Apresiasi Timnas Indonesia, Sebut Garuda Maju Drastis

    Piala Asia U23 2024: STY Apresiasi Timnas Indonesia, Sebut Garuda Maju Drastis

    Timnas Indonesia
    Hasil Chelsea Vs Tottenham 2-0: The Blues Berjaya, Postecoglou Meradang

    Hasil Chelsea Vs Tottenham 2-0: The Blues Berjaya, Postecoglou Meradang

    Liga Inggris
    Hasil Roma Vs Leverkusen 0-2: Dongeng Alonso Berlanjut, 47 Laga Tanpa Kalah!

    Hasil Roma Vs Leverkusen 0-2: Dongeng Alonso Berlanjut, 47 Laga Tanpa Kalah!

    Liga Lain
    Shin Tae-yong soal Kedalaman Skuad Garuda dan 'Burnout' Pemain Jelang Laga Kontra Guinea

    Shin Tae-yong soal Kedalaman Skuad Garuda dan "Burnout" Pemain Jelang Laga Kontra Guinea

    Timnas Indonesia
    Jadwal Timnas Indonesia Vs Guinea, Berjuang untuk Olimpiade

    Jadwal Timnas Indonesia Vs Guinea, Berjuang untuk Olimpiade

    Timnas Indonesia
    Skenario Timnas Indonesia ke Olimpiade, Satu Jalan Terakhir Garuda

    Skenario Timnas Indonesia ke Olimpiade, Satu Jalan Terakhir Garuda

    Timnas Indonesia
    Kata Jonatan soal Hadapi Korea Selatan di Perempat Final Piala Thomas 2024

    Kata Jonatan soal Hadapi Korea Selatan di Perempat Final Piala Thomas 2024

    Badminton
    Hasil Indonesia Vs Irak: Kalah 1-2, Garuda Muda ke Playoff Olimpiade 2024

    Hasil Indonesia Vs Irak: Kalah 1-2, Garuda Muda ke Playoff Olimpiade 2024

    Timnas Indonesia
    Live Indonesia Vs Irak: Kebobolan, Garuda Tertinggal di Extra Time

    Live Indonesia Vs Irak: Kebobolan, Garuda Tertinggal di Extra Time

    Timnas Indonesia
    Hasil Indonesia Vs Irak 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time

    Hasil Indonesia Vs Irak 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time

    Timnas Indonesia
    Live Indonesia Vs Irak: Nathan Bikin Penyelamatan Krusial, Skor Masih Imbang

    Live Indonesia Vs Irak: Nathan Bikin Penyelamatan Krusial, Skor Masih Imbang

    Timnas Indonesia
    Live Indonesia Vs Irak 1-1: Marselino Mengancam, Lemparan Arhan Diantisipasi

    Live Indonesia Vs Irak 1-1: Marselino Mengancam, Lemparan Arhan Diantisipasi

    Timnas Indonesia
    Indonesia Vs Irak: Gol Ivar Jenner Dibalas, Babak Pertama Tuntas 1-1

    Indonesia Vs Irak: Gol Ivar Jenner Dibalas, Babak Pertama Tuntas 1-1

    Timnas Indonesia
    Live Indonesia Vs Irak: Sengatan Justin Hubner Bahayakan Gawang Irak

    Live Indonesia Vs Irak: Sengatan Justin Hubner Bahayakan Gawang Irak

    Timnas Indonesia
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com