


LONDON, KOMPAS.com — Queens Park Rangers (QPR) akhir pekan ini akan menghadapi partai hidup mati di sisa laga terakhir Premier League. Jika ingin aman, "The Hoops" harus menang dalam laga tandang di Etihad Stadium, markas pemimpin klasemen, Manchester City.
Laga Minggu (13/5/2012) akan berlangsung menarik. City tentu lebih diunggulkan karena mereka ingin mengakhiri puasa gelar juara Liga Inggris yang sudah berlangsung 44 tahun. Namun, QPR, yang kini berada di peringkat 16, bakal bertarung "mati-matian" demi bertahan di Premier League.
Pelatih QPR yang juga eks kapten Manchester United, Mark Hughes, yakin anak asuhnya akan memberikan hasil maksimal dalam laga tersebut. Meski bakal dibilang menggantang asap, pria 48 tahun itu berambisi menjadikan QPR sebagai satu-satunya tim yang sukses menang di kandang "The Citizen" musim ini.
"City berharap besar untuk menang dan memastikan gelar juara Inggris. Namun, kami akan berikan segala kemampuan terbaik kami. Memang masih ada beberapa pertandingan yang akan berpengaruh, tapi kami ingin menentukan nasib kami sendiri," ujar Hughes seperti dilansir Sky Sports.
"Fokus saya sepenuhnya mencari apa dapat kita lakukan untuk laga itu. Dan, saya merasa kami bakal tampil lebih baik dari yang kami tampilkan ketika melawan Chelsea pekan lalu," tegasnya.
Saat itu, QPR dihajar 1-6 oleh "The Blues". Fernando Torres mengepak hattrick pertamanya untuk Chelsea.
